Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi IHSG
Dream - Setelah kemarin ditutup cukup perkasa di zona hijau, indeks acuan saham syariah kini justru berbalik melemah. Beruntung adanya aksi beli usai sesi pembukaan berhasil membawa indeks saham saham keluar dari zona merah.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 22 Januari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka melemah 0,161 poin (0,09%) ke level 169,629.
ISSI masih terus melanjutkan pelemahan meski sedikit membaik dengan mengalami penurunan 0,139 poin (0,08%) ke level 169,651.
Di awal sesi ini, ISSI sebetulnya didominasi saham-saham yang bergerak menguat. Sebanyak 20 emiten syariah melaju positif sementara hanya 6 emiten yang melemah. Namun, jumlah emiten ini sudah cukup membuat ISSI melemah.
Transaksi perdagangan saham syariah melibatkan 65,81 miliar saham senilai Rp 20,48 miliar.
Mulai adanya aksi beli pelaku pasar usai sesi pembukaan, berhasil membawa ISSI keluar dari zona merah. Hingga 6 menit perdagangan, ISSI telah menguat 0,383 poin (0,23%) ke level 170,173.
Awal kurang mantap juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) mengawali sesi pra pembukaan perdagangan dengan melemah 1,094 poin (0,16%) ke level 701,007.
JII juga kembali melemah 0,910 poin (0,13%) ke level 701,191 di sesi pembukaan.
Sebanyak 58,89 miliar saham telah ditransaksikan pelaku pasar dengan dana mencapai Rp 19,43 miliar.
Beruntung, aksi beli melesakkan JII keluar dari teriori negatif. Hingga 8 menit waktu perdagangan, JII telah menguat 2,370 POin (0,34%) ke level 705,471.
Berbeda dengan indeks acuan saham syariah yang melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit mengawali perdagangan sedikit lebih baik.
Di sesi pra pembukaan, IHSG tercatat menguat tipis 0,374 poin (0,01%) ke level 5.215,460. Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 1,381 poin (0,03%) ke level 5.216,647
Sebanyak 26 emiten membantu IHSG bertahan di zona hijau sementara 9 lainnya mencoba menyeret indeks ke zona merah. Sisaya, 10 saham bergerak stagnan dan 648 belum disentuh pelaku pasar sama sekali.
Total perdagangan saham di awal sesi ini mencapai Rp 34,79 miliar dari aksi jual beli terhadap 80,01 miliar saham.
Pemodal asing masih melanjutkan aksi beli meski dengan nilai minimal. Nett buy asing tercatat Rp 5,19 miliar.
Emiten industri dasar kali ini memimpin penguatan indeks saham sektoral usai naik 0,53 persen diikuti pertanian 0,43 persen, dan industri dasar 0,27 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya