Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Terus Terangkat Aksi Beli Investor

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 13 Agustus 2014 09:52
Indeks Syariah Terus Terangkat Aksi Beli Investor
IHSG naik tipis 4,8 poin (0,09%) ke level 5.137,19 di sesi pra-pembukaan. Penguatan lebih tinggi dialami di sesi pembukaan dengan menguat 7,51 poin (0,15%) ke level 5.139,91.

Dream - Bursa saham Indonesia masih terus melanjutkan penguatan di tengah pasar modal regional yang bergerak fluktuatif. Aksi beli dari investor lokal dan asing juga masih terus berlangsung.

Pada pra pembukaan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4,8 poin (0,09%) ke level 5.137,19. Penguatan lebih tinggi dialami IHSG di sesi pembukaan dengan menguat 7,51 poin (0,15%) ke level 5.139,91.

Hingga perdagangan pukul 09.40 WIB, laju indeks masih terus bergerak di zona hijau. IHSG bahkan sudah menguat 15,53 poin (0,3%) ke level 5.148,02.

Transaksi di sesi awal perdagangan ini mencapai 7,77 miliar saham dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun.

Penguatan lanjutan juga dialami indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat di level 169,66. ISSI sempat mencetak level tertinggi di 170,03.

Sebanyak 115 emiten syariah pagi ini bergerak di zona hijau dan 23 lainnya melemah. Volume transaksi perdagangan mencapai 6 miliar dengan nilai Rp 807,6 miliar.

Untuk saat ini, ISSI masih terus bergerak menguat 0,69 poin (0,41%) ke level 169,98.

Di jajaran bursa saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga terus menguat signifikan. Indeks JII yang dibuka menguat di level 702,51, kini terus berada di zona hijau dengan mencetak kenaikan 2,91 poin (0,42%) ke level 703,13.

Dari 30 emiten unggulan syariah, sebanyak 24 saham bergerak di zona hijau sementara hanya 2 emiten yang terkoreksi.

Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada dalam risetnya mengatakan laju indeks mampu melewati target resisten 5.121-5.134 seiring masih maraknya aksi beli.

Namun, Reza mengingatkan laju IHSG kembali meninggalkan utang gap 5.113-5.127 sehingga rawan mengalami pembalikan arah jika tidak didukung dengan sentimen positif.

" Tetap mewaspadai potensi-potensi sentimen yang dapat menahan laju IHSG," katanya.

Beri Komentar