Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said menyatakan Indonesia sudah menjadi importir BBM nomor 2 terbesar di dunia dan sejalan dengan waktu dipastikan akan menjadi yang terbesar di dunia.
" Impor kita saat ini nomor 2 terbesar di dunia, sebentar lagi akan menjadi nomor 1 di dunia dan ini engga lama, karena yang selisih dengan yang pertama tipis sekali," ujar Sudirman Said, seperti dikutip dari situs
Menurut Sudirman, sejak tahun 2008, Indonesia menjadi net importir dan saat ini 60 persen kebutuhan BBM dalam negeri dipenuhi melalui impor dari negara lain akibat tingginya konsumsi yang tidak dibarengi dengan produksi yang ada. Indonesia akan terus menjadi net importir jika tidak dilakukan langkah-langkah antisipasi.
Sudirman menyebutkan salah satu kiat yang dilakukan Pemerintah untuk mengurangi volume BBM impor adalah dengan mendiversifikasi BBM dengan kebijakan mandatori BBN, dengan kewajiban mandatori ini ketergantungan impor akan dihemat dan kebutuhan nasional akan semakin bertumpu pada kemampuan sendiri dalam menghasilkan bahan bakar.
Pemanfaatan energi baru terbarukan juga merupakan bagian dari langkah-langkah untuk mengurangi konsumsi BBM nasional.
" Energi baru terbarukan harus dimaksimalkan pemanfaatannya dengan memperhatikan tingkat keekonomian dan keekonomian itu bisa dibangun oleh pemerintah," tandas Sudirman. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya