Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Presiden Jokowi (Kapanlagi.com)
Dream - Presiden RI Joko Widodo menilai penghapusan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan langkah yang baik. Pasalnya, dampak pengalihan anggaran subsidi BBM ini bisa dirasakan banyak pihak, dibandingkan anggaran tersebut hanya habis terbakar bagi para pengguna kendaraan.
" Sudah berpuluh tahun kita nikmati bersama subsidi itu. Setahun kurang lebih kita harus keluar Rp 300 triliun, setiap tahun Rp 300 triliun hanya kita nikmati dibakar dan hilang. Subsidi BBM itu 82% yang menikmati adalah yang punya mobil," ujarnya seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Senin, 20 April 2015.
Jokowi menyatakan subsidi BBM ini sebaiknya diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu dan belum sejahtera. Sayangnya, tidak seperti itu. Makanya, begitu pemerintah memutuskan pengalihan subsidi ini, banyak pengguna kendaraan yang protes.
“ Tetapi itu sebuah putusan yang memang baik. Kami meyakini insya Allah dengan pengalihan subsidi itu, dalam jangka yang sedikit agak menengah, paling tidak insya Allah dalam 2-3 tahun akan kelihatan,” paparnya.
Jokowi mencontohkan jika dalam 10 tahun, maka anggaran yang bisa dihemat dari subsidi BBM ini bisa mencapai Rp 3 ribu triliun. Jumlah tersebut melebihi kebutuhan anggaran pembangunan jalur kereta dan kereta api di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua yang kebutuhan dananya diperkirakan hanya Rp 360 triliun.
Tidak hanya itu, lanjutnya, dengan anggaran yang bisa dihemat itu maka pembangunan seluruh pelabuhan di tanah air bisa rampung.
" Berpuluh tahun tidak bisa kita bangun karena kita memberikan subsidi yang Rp 3 ribu triliun tadi itu. Kalau hanya dihitung 10 tahun, kalau 20 tahun sudah menjadi Rp 6 ribu triliun. Betapa sudah kita hambur-hamburkan itu, dan kita tidak sadar inilah yang ingin kita hentikan untuk dilarikan ke sektor produksi," tegasnya. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya