7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Shutterstock
Dream - Bisnis halal global saat ini berkembang cukup pesat. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar, Indonesia didorong untuk turut berperan dalam menikmati 'kue' pasar halal dunia.
" Potensi halal begitu pesat perkembangannya, cepat, dan pesat, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia," kata Ketua Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Akhmad Akbar Susamto, dalam diskusi 'Meraup Peluang Bisnis Halal Global' di Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.
Akhmad mengatakan, pelaku bisnis yang tidak mengambil peluang di tengah perkembangan pasar ini akan ketinggalan. Mengingat, potensi pasar halal yang cukup besar.
Pasar halal dunia pada 2015 sebesar US$1,9 triliun, atau setara Rp25.264 triliun. Angka ini diprediksi meningkat menjadi US$3 triliun, setara Rp39.890 triliun pada 2021.
" Cakupan halal makin lama makin luas. Kalau dulu, kenalnya bank syariah dan makanan minuman halal, sekarang sudah berkembang menjadi kosmetik dan pariwisata halal. Peluang bisnis halal semakin besar," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?