Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bill Gates Dan Steve Jobs Membatasi Anak-anaknya Menggunakan Teknologi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, siapa yang tidak mengenal Steve Jobs dan Bill Gates. Dua orang ini sudah “ punya nama” di dunia teknologi.
Ya, Gates ini merupakan pendiri raksasa teknologi, Microsoft, sedangkan Jobs mendirikan Apple.
Selain sama-sama pendiri raksasa teknologi, keduanya juga sama-sama membatasi anak-anaknya dari penggunaan teknologi, termasuk smartphone.
Dilansir dari Enterpreneur, Kamis 16 November 2017, pada 2007, Bill Gates menerapkan aturan ini ketika putrinya kecanduan bermain video game. Gates juga tidak mengizinkan anak-anaknya mendapatkan ponsel sampai berusia 14 tahun (rata-rata anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan gawai ketika berusia 10 tahun).
Jobs juga demikian. Dia juga melarang anak-anaknya bergumul dengan gadget, termasuk iPad yang telah dirilis.
“ Kami membatasi seberapa banyak teknologi yang digunakan anak-anak di rumah,” kata dia pada 2011.
Sementara itu, pakar pendidikan, Joe Clement dan Matt Miles—keduanya penulis buku Screen Schooled: Two Veteran Teachers Expose How Technology Overuse is Making Our Kids Dumbers—mengatakanm eksekutif raksasa teknologi mencegah anak-anaknya menggunakan teknologi berlebihan karena tak mau anak-anaknya kecanduan teknologi.
Ditambah lagi, ada riset yang mengungkapkan, risiko depresi kepada anak SMP yang sering menggunakan media sosial, meningkat 27 persen. Sementara itu, anak-anak yang menggunakan gadget setidaknya tiga jam sehari, berpotensi untuk bunuh diri. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya