Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Antusiasme masyarakat menyekolahkan anak ke sekolah ikatan dinas ternyat masih tinggi. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melaporkan jumlah pendaftaran sekolah ikatan dinas resmi mengalami kenaikan.
Proses pendaftaran yang ditutup pada Jumat, 31 Maret 2017 lalu mencatat jumlah pendaftar sekolah ikatan dinas mencapai 285.697 orang, naik 0,22 persen dibandingkan tahun lalu.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN RB, Herman Suryatman, menyampaikan kenaikan jumlah pendaftar ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN) masih tinggi.
" Jumlah pelamar yang mencapai hampir 300 ribu itu menunjukkan minat yang tinggi generasi muda untuk menjadi seorang ASN," kata Herman di Jakarta, dalam keterangannya, Senin, 3 April 2017.
Tahun ini, kata Herman, jumlah mahasiswa ikatan dinas yang dibutuhkan sebanyak 10.389 orang.
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) masih menjadi sekolah ikatan dinas dengan jumlah pendaftar tertinggi, mencapai 166.315 orang. Padahal. kuota STAN ditetapkan hanya 6.961 orang.
Di bawah STAN, ada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan jumlah pendaftar 48.667 orang. Posisi ketiga ditempati Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dengan jumlah pendaftar 24.226 orang.
Sementara itu, jumlah pendaftar di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) sebanyak 13.707 orang. Posisi selanjutnya ditempati Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 11.154 orang.
Di posisi ketujuh ada Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dengan pendaftar sebanyak 9.377 orang. Dilanjut Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) sebanyak 8.411 orang, dan Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah 2.280 pelamar.
Herman mengatakan setelah pendaftaran, para peserta harus menjalani beberapa tes sebelum diterima di tiap sekolah. Tes tersebut diatur oleh masing-masing instansi.
" Untuk selanjutnya, pendaftar diwajibkan menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya