Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menkeu Sri Mulyani Indrawati Dan Surat Untuk Peserta Tax Amnesty (Sumber: Antarafoto/Widodo S Jusuf)
Dream – Program amnesti pajak (tax amnesty) telah resmi berakhir pada Jumat, 31 Maret 2017. Di hari terakhir itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyempatkan diri menuliskan `surat cinta` kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program pengampunan pajak.
“ Saya sangat menghargai Wajib Pajak yang telah mengikuti amnesti pajak untuk memulai tradisi kepatuhan membayar pajak sesuai ketentuan Undang-Undang,” kata Sri Mulyani dalam suratnya, dikutip dari setkab.go.id, Senin 3 April 2017.
Sri Mulyani berjanji akan meneruskan upaya membangun Indonesia yang adil dan sejahtera melalui kepatuhan membayar pajak oleh masyarakat Indonesia, dan membangun institusi pajak yang bersih, profesional, dan kompeten.
Amnesti pajak merupakan bagian dari keseluruhan langkah untuk mereformasi perpajakan mulai dari perbaikan aturan dan perundang-undangan, perbaikan organisasi, dan proses bisnis, perbaikan sumber daya manusia, dan perbaikan sistem informasi dan database.
“ Dengan reformasi kita berikhtiar untuk membangun institusi pajak yang kuat, credible, penuh integritas, dan akuntabel,” kata dia.
Dengan deklarasi harta dan uang tebusan, dan repatriasi dari amnesti pajak, lanjut mantan Managing Director World Bank, pemerintah akan memanfaatkan dana tax amnesty untuk mendorong dan membangun ekonomi Indonesia agar makin maju dan makin mandiri.
Sri Mulyani menegaskan pajak adalah sumber daya untuk menyejahterakan rakyat Indonesia. “ Infrastruktur, sekolah, rumah sakit, membantu usaha kecil, dan mengentaskan kemiskinan di desa, di kota perbatasan,” kata dia.
Secara khusus, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang terus mendorong dalam menjalankan tugas mengumpulkan pajak dan mengelola keuangan negara secara hati-hati dan akuntabel.
Ucapan terima kasih juga disampaikan dia kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak yang melaksanakan tugas penuh dedikasi dan menjaga integritas hingga larut malam.
“ Anda luar biasa,” bunyi akhir surat Sri Mulyani.

Sekadar informasi, berdasarkan statistik amnesti pajak di pajak.go.id, jumlah harta yang dideklarasikan sebesar Rp4.866 triliun, dana repatriasi Rp147 triliun, dan penerimaan sebesar Rp135 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya