Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Dream - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad, heran dengan posisi aset keuangan syarian Indonesia yang menduduki peringkat ke-9. Padahal, Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.
" Indonesia dengan Muslim terbesar, yang nomor satu, (tapi) nomor 9 dari 10 (besar untuk aset keuangan syariah)," kata Muliaman dalam acara 'Peluncuran Forum CEO SIKOMPAK Syariah' di Jakarta, Senin 3 April 2017.
Menurut Muliaman, kajian 'State Global Islamic Economic 2016' menyebutkan aset keuangan syariah global mencapai US$2 triliun atau setara Rp26.642 triliun pada 2016. Jumlah ini diprediksi meningkat hingga menyentuh angka US$3 triliun atau setara Rp39.963 triliun pada 2021.
Semestinya, tambah dia, Indonesia menduduki peringkat pertama untuk sisi aset. " Mestinya, penduduknya nomor satu, asetnya juga nomor satu," ujar Muliaman.
Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi sebagai negara pemimpin baru di keuangan syariah atau emerging economic leader. Indonesia dapat berdiri setara dengan negara-negara pemimpin keuangan syariah dunia, seperti Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
" Semoga titel ini menambah semangat kita dan harus menjadi kerja keras untuk meningkatkan aset keuangan syariah," kata dia.
Menurut data OJK per Januari 2017, aset perbankan syariah menembus angka Rp353,5 triliun dan pangsa pasarnya 5,18 persen. Sedangkan pangsa pasar reksa dana syariah mencapai 4,43 persen dan sukuk korporasi 3,83 persen.
Sampai Desember 2015, market share asurasi syariah mencapai 3,44 persen dan lembaga pembiayaan syariah 7,24 persen.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih