Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Fintech.
Dream – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui perkembangan teknologi finansial begitu pesat. Otoritas keuangan ini tak mau ketinggalan untuk mengembangkan financial technology (fintech).
“ OJK memperhatikan serius perkembangan layanan keuangan teknologi,” kata Ketua Umum Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, di Jakarta, ditulis Jumat 22 Desember 2017.
Wimboh mengatakan pihaknya akan membuat roadmap fintech selama lima tahun ke depan serta peraturan OJK tentang fintech yang diharapkan selesai pada 2018.
Peta jalan ini akan menjadi acuan pengembangan, pengaturan, dan pengawasan fintech. Tak hanya itu, ujar Wimboh, OJK akan berkoordinasi dengan instansi terkait, pelaku fintech, dan akademisi untuk membentuk fintech center.
“ (Fintech center) untuk koordinasi supaya fintech tetap tumbuh dan berkembang tanpa melupakan aspek keamanan, pertimbangkan perlindungan konsumen, dan lain-lain,” kata dia.
Sekadar informasi, menurut data OJK, fintech telah menyalurkan pinjaman per Desember 2017 sebesar Rp2,26 triliun dengan jumlah 290.335 peminjam. Saat ini, sudah ada 27 perusahaan fintech yang terdaftar di OJK, yaitu 1 di Surabaya dan 26 di Jakarta.
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Riswinandi, menambakan kehadiran fintech tidak akan mengancam perbankan. Sebab, pinjaman fintech tak bisa lepas dari perbankan,
“ Itu semua melalui mekanisme perbankan. Jadi, tetap. Bank harus ada. Tak mungkin dia akan disisihkan oleh si fintech,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya