Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Founder Dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra
Dream - Layanan aplikasi keuangan berbasis teknologi (Financial Technology/fintech) di Tanah Air berkembang pesat. Tak hanya urusan membayar tagihan, kini aplikasi Fintech juga mulai dipakai untuk mencari modal usaha.
Sebuah aplikasi Fintech bahkan menyasar target lebih spesifik berupa pembiayaan usaha mikro. Uniknya, Fintech ini hanya menyasar peminjam dari ibu-ibu.
Founder and CEO PT Amartha Mikro Fintek, Andi Taufan Garuda Putra, menjelaskan kaum hawa ini lebih unggul dibandingkan pria dalam urusan pengelolaan keuangan.
"Ibu-ibu ini memiliki disiplin dan integritas yang tinggi," kata Taufan.
Taufan menjelaskan, aplikasi yang dikembangkannya menghubungkan investor dengan peminjam dana dan tidak mensyaratkan adanya jaminan. Untuk manajemen risiko, peminjam dana harus membuat kelompok sebelum mengajukan pinjaman.
Rata-rata pinjamannya sebesar Rp3 juta dengan jumlah yang bisa bertambah jika sudah lunas.
Pinjaman yang didistribusikan ini digunakan untuk usaha mikro, seperti modal warung sembako, pertanian, dan jualan sayur. "Ada juga yang menggunakan pinjaman untuk warung makan," kata dia.
Menurut Taufan, perusahaannya berdiri sejak 2010 dan berubah menjadi peer to peer (P2P) lending pada 2016. Perusahaan ini menghubungkan investor dengan peminjam. Sejaki berdiri hingga sekarang, Amartha sudah mendistribusikan pinjaman lebih dari Rp200 miliar.
"Sebagian besar pinjaman pada 2017 lebih dari Rp180 miliar," ungkapnya yang mengaku telah melayani lebih dari 70 ribu orang pemimjam.
Taufan memang sengaja menyasar pengusaha mikro karena selama ini sulit mendapatkan pinjaman dari perbankan karena adanya syarat jaminan.
"Dengan sistem ini, setiap anggota bertanggung jawab untuk melakukan� tanggung renteng secara kelompok kalau salah satu anggota mengalami kredit macet," kata dia.
(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS