Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Orang yang bahagia memiliki kecenderungan bekerja lebih keras dan mampu meningkatkan produktivitas mereka. Selain itu, orang yang bahagia juga mampu mentransfer kebahagiaan mereka kepada orang sekitar, seperti teman dan atasan.
Salah satu pandangan menyatakan orang yang bahagia cenderung mendapatkan tawaran pekerjaan lebih banyak. Hal ini karena mereka memiliki produktivitas tinggi dan memiliki nilai tambah dibandingkan pesaing mereka yang berwajah suram.
Berdasarkan situs Emirates247 yang dikutip, Selasa, 1 Juli 2014, berikut 6 alasan yang mendukung pandangan bahwa jika Anda senang, Anda akan mendapatkan lebih banyak tawaran pekerjaan.
1. Kebahagiaan meningkatkan produktivitas
Orang-orang bahagia cenderung bekerja lebih keras karena mereka menyukai pekerjaannya. Dengan demikian, produktivitas mereka pun akan meningkat.
Perusahaan juga senang mempekerjakan Anda sehingga Anda bisa mendapatkan promosi, kenaikan gaji, dan bonus. Selain itu, banyak perusahaan yang juga ingin menarik Anda sebagai pegawai.
2. Orang bahagia mampu memecahkan masalah
Pegawai yang bahagia selalu ingin mendapatkan tantangan dan memecahkan berbagai kesulitan. Sementara, orang yang selalu berpikiran negatif hanya akan mengeluh dan tidak pernah menemukan solusi.
Dalam dunia kerja yang penuh persaingan, manajer perekrutan mencari orang-orang yang mampu memecahkan masalah. Jika Anda orang yang bahagia maka Anda dapat terpilih untuk melakukan wawancara.
3. Orang yang bahagia mampu mempengaruhi anggota tim
Orang yang bahagia mampu memberikan energi dan motivasi kepada anggota tim lain. Dia akan menyampaikan energi positif kepada anggota tim dan teman-temannya akan membalas energi positif itu.
4. Pekerja yang bahagia dapat membuat pelanggan senang
" Satu orang besar sama dengan tiga orang baik." Filsafat ini cukup diterima banyak perusahaan di dunia. Pegawai yang bahagia akan memberikan yang terbaik untuk pelanggan sehingga para pelanggan menjadi senang.
Hal ini bisa meningkatkan bisnis perusahaan sehingga Anda akan mendapatkan kenaikan upah atau banyak tawaran pekerjaan lain kepada Anda.
5. Kebahagiaan melahirkan kreativitas
Orang bahagia memiliki ide-ide baru dan segar. Menurut dosen di Harvard Business School, Teresa Amabile, pegawai memiliki ide baru ketika mereka merasa lebih bahagia.
Untuk itu, perusahaan juga harus mengupayakan agar para pegawainya mendapatkan kebahagian sehingga bisa lebih kreatif dalam pekerjaannya.
6. Orang yang bahagia akan menghemat waktu
Orang yang bahagia dengan pekerjaan mereka akan lebih terjaga kesehatannya dibandingkan orang yang membenci pekerjaannya yang sering jatuh sakit . Pasalnya, stres akan sangat memengaruhi produktivitas.
Singkatnya, ada hubungan antara kebahagiaan di tempat kerja dengan produktivitas. Karyawan produktif akan disenangi bos. Bos akan mempertahankan orang-orang seperti ini dalam tim.
Sebaliknya, pegawai yang tidak bahagia akan menurunkan reputasi sehingga mendapatkan sedikit tawaran pekerjaan, bahkan perusahaan tempat Anda bekerja saat ini tidak keberatan jika Anda ingin berhenti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya