Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Angkatan kerja perempuan di negara Arab meningkat sebanyak 83 persen dalam 10 tahun terakhir. Hal ini dianggap sebagai peningkatan tertinggi secara global dan regional berdasarkan hasil penelitian terbaru.
Seperti dikutip dari Arab News, Rabu, 15 April 2015, angka ini merupakan indikasi pertumbuhan investasi dan partisipasi perempuan dalam berbagai sektor.
Perempuan negara Arab mendominasi kekayaan yang diperkirakan 385 miliar riyal, dari 500 miliar riyal total kekayaan perempuan Timur Tengah.
Penelitian ini dilakukan oleh Dana Pengembangan Perempuan Pangeran Sultan bin Abdulaziz dengan partisipasi dari para ahli internasional dalam urusan ekonomi.
Afnan Al-Babtain, CEO dari Dana Pengembangan Perempuan, mengatakan hambatan paling jelas yang dihadapi para pengusaha kecil dan menengah adalah keengganan beberapa bank komersial untuk memberi pengusaha perempuan pinjaman kredit jangka menengah atau panjang.
Al-Babtain menunjukkan perempuan Qatar menempati peringkat pertama dalam hal partisipasinya di sektor bisnis yaitu mencapai 93 persen, diikuti oleh Kuwait dengan 92 persen, kemudian Uni Emirat Arab dengan 91 persen, dan terakhir Bahrain dan Arab Saudi, masing-masing dengan 81 persen.
Perempuan Arab tidak hanya memasuki pasar kerja secara besar-besaran dan merebut posisi utama, tetapi juga menantang kaum pria dalam perdagangan dan industri. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya