Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai selain sebagai instrumen pembiayaan syariah bagi proyek pembangunan, sukuk (surat utang syariah) juga memberikan ruang bagi investor kecil, dalam hal ini masyarakat umum untuk dapat berinvestasi. Melalui sukuk ritel, pemerataan kesempatan berinvestasi berarti pula pemerataan pendapatan bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Bambang saat acara Seminar Nasional “ Integrasi Keuangan Syariah Menuju Stabilitas Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan” di Aula Djuanda, Kemenkeu pada Selasa lalu yang dikutip dari laman situs Kemenkeu, Rabu, 15 April 2015.
“ Kita sudah punya sukuk ritel, karena sukuk ritel memberi kesempatan pada investor kecil untuk bisa menikmati manfaat dari sukuk ritel tersebut. Dalam konteks pembangunan, kita melakukan pemerataan kesempatan berinvestasi, sekaligus juga pemerataan pendapatan masyarakat,” ujar Bambang.
Dari kelebihan tersebut, lanjut Bambang, instrumen keuangan syariah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Namun, tak lupa, ke depannya harus terus dilakukan perbaikan dan kinerja sukuk itu sendiri.
“ Kita harus terus memperbaiki diri, dan perbaiki kinerja dari sukuk itu sehingga memberikan manfaat yang lebih besar,” tambahnya.
Bambang juga menaruh harapan bahwa sukuk dapat berkembang seperti layaknya pembiayaan konvensional.
“ Di belahan dunia lain, pengembangan sektor konvensional banyak digunakan untuk proyek, mestinya sukuk juga bisa dilakukan untuk itu. Paling tidak dari itu, sukuk sudah menjadi istilah yang umum didengar orang,” pungkasnya.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?