Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setiap karyawan mengharapkan adanya bonus akhir tahun. Tidak terkecuali para bankir yang bekerja di Timur Tengah yang mengharapkan bonus besar seperti yang didapatkan bankir lain di luar wilayah tersebut.
Berdasarkan survei eFinancialCareers yang dikutip dari Gulf News, Jumat 14 November 2014, di Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Oman, dan Bahrain, sekitar 59% bankir mengharapkan adanya pemberian bonus tahun ini. Kemudian, 65% dari mereka yakin mendapatkan bonus lebih tinggi dari tahun lalu. Jumlah bankir yang optimis ini melebihi keoptimisan rekan mereka di Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan Singapura.
Survei ini dilakukan 3 ribu karyawan di sektor perbankan dan investasi. Keoptimisan para bankir ini karena kondisi keuangan di negara Timur Tengah mulai membaik pasca krisis dengan kenaikan laba rata-rata di sektor perbankan sebesar 11,1% dibandingkan tahun lalu, atau sebesar Dh 19,4 miliar pada kuartal kedua tahun ini. Pertumbuhan keuntungan bank ini disebabkan pendapatan yang lebih tinggi.
Direktur Pelaksana eFinancialCareers, James Bennet mengatakan terjadinya sentimen positif dalam pasar di kawasan Timur Tengah yang menjadikan UEA dan Qatar sebagai pasar potensial di negara berkembang.
" Pasar melihat adanya peningkatan investasi asing dan domestik yang membantu pemulihan kuat dalam lembaga keuangan, dan para karyawan mengharapkan pengakuan atas kerja keras mereka dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya