Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BCA Mencetak Laba Bersih Rp23 Triliun.
Dream – Bank swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melewati tahun 2017 dengan gemilang. BCA melaporkan laba bersih perusahaan tahun lalu tumbuh 13,1 persen menjadi Rp23,3 triliun dari sebelumnya Rp20,6 triliun.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja dalam keterangan pers di Jakarta, belum lama ini mengatakan perusahaan berhasil membukukan hasil kerja yang baik dengan memanfaatkan berbagai bisinis di tengah proses pemulihan ekonomi Indonesia.
" Pencapaian kinerja usaha BCA tidak lepas dari kepercayaan nasabah," kata Jahja.
Untung bersih yang diperoleh BCA tak lepas dari kinerja kredit yang meningkat 12,4 persen menjadi Rp468 triliun di seluruh segmen.
Kredit korporasi perseroan tumbuh 14,5 persen menjadi Rp 177,3 triliun pada akhir 2017. Kredit konsumer tumbuh 12,1 persen menjadi Rp 122,8 triliun.
Sementara untuk bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BCA mencatat peningkatan 14,2 persen menjadi Rp 73,0 triliun dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) naik 10,0 persen menjadi Rp 38,3 triliun.
Periode yang sama, outstanding kartu kredit meningkat 6,9 persen menjadi Rp 11,5 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM tumbuh 10,3 persen menjadi Rp 167,5 triliun.
Dari sisi pendapatan, Jahja mengungkapkan, pendapatan operasional yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya tumbuh 6,0 persen menjadi Rp 57,0 triliun. Dari bunga bersih saja, pendapatan BCA meningkat 4,1 persen menjadi Rp 41,8 triliun sedangkan pendapatan operasional lainnya tumbuh 11,5 persen menjadi Rp 15,1 triliun tahun lalu.
Pencapaian tersebut sejalan dengan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga, terutama pada dana giro dan tabungan.
Rasio kredit bermasalah (NPL) juga terjaga pada level relatif rendah yakni 1,5 persen di akhir tahun 2017. Total, ada Rp14,6 triliun kredit cadangan yang telah dibentuk.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya