Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dalam beberapa tahun terakhir maskapai penerbangan dunia banyak yang berlabuh di stadion olahraga. Bukan dalam artian harfiah, namun kehadiran nama maskapai kini melekat di sejumlah kaos tim olahraga bahkan terpampang disebuah stadion.
Sebut saja nama Emirates. Logo maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA) ini terpampang jelas di empat tim sepakbola raksasa Eropa. Indonesia pun tak mau ketinggalan. Nama Garuda Indonesia terpampang di kaos maupun stadion milik tim sekelas Liverpool.
Fenomena maskapai penerbangan yang rajin mejeng di dunia olahraga ini memang menjadi menarik. Sebuah penelitian menunjukkan jika penggemar olahraga suka melakukan perjalanan wisata sambil menyaksikan atlet favoritnya beraksi. Penelitian itu semakin menguatkan hubungan antara olahraga dengan dunia penerbangan.
" Olahraga adalah tentang emosi," jelas Raymond Kollau, pendiri Airlinetrends.com, lembaga penelitian independen industri dan tren konsumen seperti dikutip dari laman Arabianbusiness, Sabtu, 24 Januari 2015.
" Dengan menyelaraskan diri dengan atlet dan tim olahraga nasional, maskapai memanfaatkan emosi penggemarnya -yang bisa menjadi cara yang ampuh melakukan branding," tambah Kollau.
Meskipun anggaran iklan perusahaan di dunia mulai menghadapi tekanan, menjadi sponsor olahraga adalah bentuk tren investasi yang tak tertandingi.
" Untuk pemain baru di bidang penerbangan internasional, jangkauan besar dunia olahraga masih memiliki platform yang ideal untuk membangun merek mereka," kata Kollau. " Lihat saja sepak bola yang memiliki popularitas di seluruh dunia. Olahraga ini menjadi magnet bagi penerbangan internasional yang ingin menaikkan profil mereka ke seluruh dunia."
Penelitian tentang pengeluaran maskapai penerbangan global untuk menjadi sponsor olahraga dari IMR Publications menunjukkan sepakbola memang olahraga paling populer untuk disponsori oleh penerbangan di seluruh dunia. Maskapai yang paling boros dalam membelanjakan uangnya untuk sponsor sepakbola adalah maskapai dari kawasan Teluk.
" Operator Tengah Timur merupakan investor terbesar di antara sponsor penerbangan global, dengan Emirates dan Etihad belanja di kisaran US$ 250 juta setiap tahunnya," kata Simon Rines dari IMR Publications.
Emirates diketahui menghabiskan US$ 182 juta atau sekitar 35 persen dari biaya sponsor penerbangan global - membuatnya menjadi salah satu sponsor terkemuka di dunia dalam hal pengeluaran.
Dengan pengeluaran sebesar itu, Emirates pun panen keuntungan. Maskapai dari Uni Emirat Arab ini berhasil menyabet gelar brand penerbangan yang paling berharga di dunia untuk tiga tahun berturut-turut. Tidak itu saja, Emirates adalah maskapai penerbangan bernilai paling mahal, dengan nilai mencapai US$ 5,48 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya