Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kabar peredaran Cadburry yang dituding mengandung DNA babi tidak menyurutkan niat pemerintah Malaysia memperluas industri makanan halal. Buktinya, salah satu negara muslim pecahan Uni Soviet tengah dibidik sebagai pasar baru.
Turkmenistan, negara di Asia Tengah itu dalam waktu dekat akan 'kebanjiran' produk-produk halal dari Malaysia.
Seperti dilansir Islam.ru, Duta Besar Malaysia untuk Turkmenistan, Norman Muhamad saat menemani Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak beberapa saat lalu melakukan pertemuan dengan Presiden Gurbanguly Berdimuhamedov. Dalam kunjungan resmi selama dua hari, Najib melihat prospek menjanjikan dalam industri halal di Turkmenistan.
Melalui inisiatif ini, Malaysia berharap bisa menjadi mitra hubungan halal di Asia Tengah. Pangsa pasar yang potensial tidak terlepas dari populasi muslim di Turkmenistan yang mencapai 93 persen dari enam juta penduduk.
Selain memperluas kerjasama melalui makan halal, Malaysia juga berencana meningkatkan eksplorasi gas di Turkmenistan. Turkmenistan merupakan negara keempat pemilik cadangan gas terbesar di dunia setelah Iran, Rusia dan Qatar, dengan luas 17,5 triliun meter kubik.
Selain industri pangan dan minyak, sejumlah perusahaan Malaysia juga sedang didorong untuk berpartisipasi dalam sektor konstruksi di Turkmenistan. Saat ini negara seluas 491.210 kilometer persegi tengah giat melakukan berbagai proyek pembangunan.
Norman mengatakan di wilayah Asia Tengah, Turkmenistan adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi Malaysia. Total perdagangan antara kedua negara setiap tahunnya terus meningkat. Pada tahun 2013 tercatat sebesar US$ 33.130.000 dibandingkan dengan US$ 11.680.000 pada tahun 2012 dan US$ 24.270.000 pada tahun 2011. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya