Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Makanan Halal.
Dream - Produk makanan dan minuman halal Indonesia mencetak nilai transaksi sebesar US$2,34 juta (Rp30,71 miliar) dalam pameran " Taiwan International Halal Expo" . Dengan capaian ini, pemerintah mengklaim produk halal Indonesia tak kalah dengan produk halal dari negara lain.
" Nilai pembelian ini menunjukkan produk halal Indonesia mampu bersaing di antara produk-produk halal dari belahan negara lainnya," kata Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI), Arief Fadillah, di Taipei, Taiwan, dikutip dalam keterangan tertulisnya yang diterima Dream, Rabu 131 Juli 2016.
Arief mengatakan, peminat produk makanan dan minuman halal Indonesia datang dari beberapa negara. Sekadar catatan, transaksi langsung selama pameran sebesar US$1,17 juta (Rp15,35 miliar) dan kontak bisnis yang harus ditindaklanjuti sebesar US$1,15 juta (Rp15,09 miliar), terutama untuk produk biskuit Monde dan wafer serta kopi dan bumbu dari CV Karya Omega.
Berbagai jenis produk makanan dan minuman halal Indonesia saat ini memang terbukti sukses menyedot perhatian pengunjung. Sebut saja produk-produk PT Tri Bahagia Pratama seperti jus manggis, madu pahit, dan gravila leaf tea yang mendapatkan pembelian sebesar US$462,9 ribu (Rp6,07 miliar).
Selain itu, produk choco spread dan choco powder dari PT Sekawan Karsa Mulia juga mendapatkan pembelian US$159,18 ribu (Rp2,08 miliar). Serta produk coco milk dan coco water dari PT Pasific Coconut Utama sebesar US$105,2 ribu (Rp1,38 miliar).
Selain itu, Arief mengatakan produk halal Indonesia kini memasuki pasar potensial, terutama di wilayah Asia, terutama di Indonesia, Turki, dan Malaysia.
" Taiwan dianggap menjadi hub penting untuk Asia Pasifik dalam mempromosikan produk halal," kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya