Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Rela Potong Gaji Asal Pulang Cepat? Ini Hasil Survei Inggris

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 27 November 2014 19:03
Rela Potong Gaji Asal Pulang Cepat? Ini Hasil Survei Inggris
Sebaliknya, para pekerja di lapangan justru berharap jam kerjanya bisa lebih panjang, bila perlu lembur.

Dream - Jika diharuskan memilih, mana yang akan Anda pilih, bergaji tinggi atau memiliki jam kerja singkat? Jika Anda masih berpikir, para pekerja di Inggris sudah menemukan jawabannya.

Survei terbaru Badan Statistik Nasional Inggris (ONS) melaporkan jika kini semakin banyak pekerja yang bersedia dipotong gaji jika memang jam kerja mereka diperpendek.

Daily Mail melaporkan 1 dari 10 pegawai merasa telah bekerja terlalu lama dan siap membawa pulang gaji lebih sedikit jika diizinkan bekerja dalam beberapa jam saja.

Para pegawai yang merasa waktu kerja terlalu lama ini adalah kepala eksekutif, dokter, dokter gigi dan kepala polisi senior.

Survei ini juga menemukan fakta jika pekerja berusia 50 hingga 60 termasuk golongan yang menginginkan jam kerja yang lebih pendek. Sementara itu, para pekerja wanita merasa memiliki jam kerja terlalu lama jika dibandingkan pria.

Berbeda dengan pegawai kantoran, para pekerja lapangan justru merasa sebaliknya. Para pelayan, pembantu dan salesman merasa bekerja tidak maksimal dan meminta jam lembur agar bisa mendapat tambahan uang.

Kementerian Tenaga Kerja Inggris baru-baru ini telah melakukan perombakan yang memungkinkan setiap pekerja di negara itu memiliki hak untuk mengajukan jam kerja yang fleksibel, tidak peduli keadaan mereka.

Beri Komentar