Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ditutup Menguat, Indeks Syariah Seharian di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 27 November 2014 16:26
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Seharian di Zona Hijau
Pemodal asing menambah dana belanja di Bursa Efek Indonesia dengan mencetak nett buy hingga Rp 550 miliar

Dream - Jatuhnya bursa saham regional tak menyurutkan laju Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menutup perdagangan di zona hijau. Aksi beli pemodal mempertahankan penguatan yang tercipta sejak sesi pembukaan.

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Kamis, 27 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuat 12,27 poin (0,24%) ke level 5.145,31.

Lantai bursa saham hari ini dipenuhi dana pemodal hingga Rp 4,52 triliun dari aksi jual beli 64,46 juta saham. Investor asing lagi-lagi melakukan aksi beli usai membuka perdagangan di zona merah.

Sepanjang hari ini, asing mencatat nett buy signifikan hingga lebih dari Rp 550 miliar.

Aksi jual beli ini membuat 169 emiten bertahan di zona hijau sementara 131 lainnya tertinggal di level negatif.

Emiten di sektor pertanian memimpin laju kenaikan indeks sektoral dengan kenaikan 1,27 persen. Emiten-emiten industri aneka, industri dasar, dan pertambangan menguntit dibelakangnya masing-masing naik 0,99 persen, 0,82 persen, dan 0,59 persen.

Sebaliknya, emiten infrastruktur dan keuangan justru bergerak melemah masing-masing 0,26 persen dan 0,07 persen.

Kenaikan signifikan jelang penutupan perdagangan juga melanda dua indeks saham syariah di BEI.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang malu-malu memulai perdagangan ditutup menguat 0,72 poin (0,44%) ke level 166,12.

Pemodal mentransaksikan 37,12 juta saham dengan dana bergulir hingga Rp 3,16 triliun. Tercatat 102 emiten ISSI melaju di zona hijau sementara 85 lainnya tertekan aksi jual pasar.

ISSI pagi ini memulai sesi pembukaan dengan menguat 0,12 persen. Aksi beli pasar terus membawa ISSI menanjak mantap di zona positif hingga mencaai level tertinggi di 166,16.

Adanya sedikit aksi jual jelang sesi penutupan membuat ISSI sedikit terpeleset dari level tertingginya.

Gerak nyaman di zona hijau juga melanda saham-saham bluechip syariah. Meski masih meninggalkan 10 emiten di zona merah, Jakarta Islamic Index (JII) masih bisa menguat 3,10 poin (0,46%) ke level 684,70.

Emiten-emiten sektor komoditas kini mendominasi daftar pencetak untung tertinggi (top gainer) JII. Dipimpin UNVR yang menguat Rp 400 (1,27%), diikuti ITMG Rp 300, AALI Rp 275, UNTR Rp 275, dan PTBA Rp 175 per saham.

Menghijaunya sebagian besar indeks saham acuan di Indonesia ini berbanding terbalik dengan bursa saham acuan pelaku pasar. Indeks Nikkei Jepang dan Hang Seng justru ditutup melemah 0,73 persen dan 0,45 persen.

Sementara laju rupiah juga masih belum beranjak dari tekanan pasar. Kurs rupiah sore ini bergerak stagnan dengan melemah 2 poin (0,02%) menjadi 12.177 per saham. (Ism)

Beri Komentar