Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sayap Bisnis IDB Cari Dana Halal Rp 14 Triliun

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 27 November 2014 16:16
Sayap Bisnis IDB Cari Dana Halal Rp 14 Triliun
ICD pertama kali masuk pasar modal syariah pada September

Dream - Unit usaha komersial dari Islamic Development Bank (IDB), The Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD) mengaku bakal mencari pendanaan jangka panjang hingga US$ 1,2 miliar setara Rp 14,6 triliun.

Seluruh pendanaan ini diharapkan bisa diperoleh dari pasar keuangan syariah.

Tak hanya lewat pasar modal, ICD juga akan mengeksplorasi peningkatan modal dengan memperluas aktivitas pembangunan ekonomi.

Usulan pendanaan dari anggaran ICD rencananya akan dipublikasikan kepada pemegang saham pada Juni 2015.

Berdiri sejak 1999, ICD telah menerapkan strategi baru untuk membantu memperluas keuangan syariah. Bank syariah, perusahaan pembiayaan syariah, dan asuransi syariah dengan prinsip Islami jadi target utamanya.

Awal pekan lalu, lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings memberikan peringkat surat utang ICD di level AA. Perusahaan diperkirakan akan semakin tumbuh sering makin besarnya aktivitas pembiayaan.

" Rating ini menunjukan jalan bagi ICD untuk menangkap pasar modal syariah," kata CEO ICD, Khaled Al-Aboodi seperti dikutip Dream dari laman Saudigazette, Kamis, 27 November 2014.

Lewat program pinjaman yang belum lama ini disetujui dewan direksi, ICD mengaku berencana mengalokasikan dana jangka panjang US$ 1,2 miliar.

ICD pertama kali masuk pasar modal syariah pada September. Kala itu, ICD memperoleh surat utang berbasis murabah bertenor 3 tahun yang difasilitasi Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ.

Hingga saat ini, manajemen ICD masih menimbang untuk menggunakan kredit sindikasi syariah atau penerbitan sukuk.

" Sesuai strategi pendanaan kami untuk mendiversifkasi sumber pembiayaan, kami akan mendorong kedua solusi ini. Pertimbangannya adalah efisiensi biaya," kata Khaled.

Beri Komentar