Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Presiden Jokowi Mengunjungi Menghadiri Prosesi Akad KPR Bersubsidi Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Perumahan Griya Setia Bangsa, Pekanbaru, Riau. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Pemerintah membangun 1.147 rumah bersubsidi tipe 36/108 di Pekanbaru, Riau. Pemerintah menyediakan uang muka (down payment/DP) dan bantuan uang muka untuk rumah bersubsidi ini.
Untuk memiliki rumah ini, masyarakat cukup membayar DP 1 persen dan cicilan Rp750 ribu per bulan.
“ Sudah selesai dibangun 700 (unit) dan laku keras. Sudah. Yang mengantre banyak sekali,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri prosesi akad KPR besubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Perumahan Griya Setia Bangsa, Pekanbaru, Riau, dilansir dari setkab.go.id, Senin 24 Juli 2017.
Jokowi mengatakan, pihak swasta yang membangun rumah perumahan ini. Mantan Gubernur DKI ini menyebut, sasaran perumahan ini adalah MBR yang berpenghasilan Rp3 juta-Rp4 juta. Untuk kredit pemilikan rumah, disediakan cicilan sebesar Rp900 ribu untuk dan Rp750 ribu untuk 20 tahun.
“ Jadi, kalau gaji Rp3,5 juta atau Rp4 juta, ya, enteng. Sewa di sini juga Rp600 ribu. Kalau nambahi dikit, ini jadi hak milik. Ya, semuanya akan milih beli rumah. Jadi, arahnya ke sana, (ke) subsidi pemerintah itu,” kata dia.
Jokowi berharap, perumahan-perumahan seperti ini tak hanya dibangun di Karawang, Tangerang, Balikpapan, dan Pekanbaru, tetapi juga di semua kota.
“ Nanti tinggal dilihat. (Kalau) mmang peminatnya banyak, masyarakat ingin, ya, subsidi itu tahun depan kami tambahi lagi. Agar lebih banyak rumah yang bisa disubsidi, rumah yang dibangun oleh swasta (di)-back up atau subsdi pemerintah,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam