Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Saatnya Selandia Baru Melihat Potensi Wisata Halal

Reporter : Agung
Rabu, 7 Mei 2014 13:20
Saatnya Selandia Baru Melihat Potensi Wisata Halal
Selandia Baru kehilangan peluang menyedot turis muslim, termasuk dari Indonesia dan Malaysia. Mereka menganggap melayani turis muslim terlalu repot.

Dream - Industri pariwisata Selandia Baru harus segera berbenah. Selama ini peluang mereka menyedot turis muslim jadi terlewatkan. Menurut Dr Chris Ryan, Profesor Pariwisata di Waikato University, kebutuhan turis muslim cukup sederhana saja.

" Mereka hanya butuh adanya makanan halal dan tempat untuk shalat," kata Ryan seperti dikutip CPI Financial, Senin, 6 Mei 2014. Ryan menanggapi penilaian industri pariwisata Selandia Baru yang menyebut melayani turis muslim terlalu ribet.

Selama ini pangsa pasar wisata di Selandia Baru masih fokus pada turis non-muslim, khususnya dari China. Sementara turis dari negara-negara muslim terabaikan. Padahal tahun lalu saja hampir 8 juta turis Indonesia melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. Dari jumlah itu yang datang ke Selandia Baru kurang dari 1 persen.

Belum lagi turis muslim dari Malaysia dan Singapura yang dilayani. Organisasi Pariwisata Dunia memperkirakan pada 2020 nanti, akan ada 70 juta pelancong asal Timur Tengah. Mereka akan berwisata ke luar negeri dengan menghabiskan biaya sekitar US$ 20 miliar sekitar Rp 440 triliun tiap tahun.

Pendapat itu diamini Mohammed Alam, pemilik perusahaan catering khusus muslim di Auckland. Selama ini dia menyuplai makanan halal bagi turis asal Indonesia dan Singapura. " Sebenarnya turis muslim itu sama saja dengan turis lainnya.

Perbedaannya hanya, mereka butuh keramahtamahan dan kepastian kebutuhan harian mereka," kata Alam. Selain memastikan bahwa tempat wisata menyediakan makanan halal, juga bisa menunjukkan kepada turis muslim di mana lokasi masjid terdekat

Saatnya Selandia Baru Melihat Potensi Wisata Halal

Saat ini Selandia Baru sangat tertinggal dari negara-negara lain, termasuk Australia, dalam mempromosikan wisata halal ke negara-negara muslim. Operator jasa wisata disana melupakan potensi lebih dari 7 juta turis muslim yang berwisata ke Amerika dan ke negara-negara barat lainnya.

Beri Komentar