Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dubai Islamic Bank
Dream - Salah satu bank terbesar asal Uni Emirat Arab, Dubai Islamic Bank (DIB) beberapa waktu lalu mengumumkan rencananya mengakuisi sebuah bank syariah Indonesia. Berencana memboyong 40% saham bank incarannya, DIB menutup rapat nama bank yang hendak diincar.
Manajemen DIB hanya sedikit memberikan petunjuk mengenai bank syariah Indonesia incarannya tersebut. Petunjuk itu adalah bank syariah yang memiliki induk usaha dengan saham yang sudah tercatat di bursa saham Indonesia.
Dari 23 bank syariah, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang beroperasi saat ini, tercatat hanya ada dua bank yang memiliki induk usaha perusahaan terbuka. Dua perusahaan ini adalah PT BNI Syariah dengan induk usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dan PT Bank Panin Syariah dengan induk usaha PT Panin Bank Tbk.
Dream.co.id berusaha meminta konfirmasi dari BNI Syariah dan Bank Panin Syariah. Sayangnya petinggi dua bank itu memilih tak berkomentar banyak. Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Teguh Saptono menjelaskan bahwa rencana penjualan saham perusahaan masih di tangan pemegang saham. Manajemen hingga kini belum menerima arahan untuk menawarkan sebagian sahamnya pada DIB.
" Coba konfirmasi ke BNI-nya karena itu domain pemegang saham. Sampai saat ini belum ada permintaan resmi dari pemegang saham, BNI, kepada kami untuk melaksanakan divestasi saham," katanya kepada Dream, Rabu 7 Mei 2014.
Jawaban yang hampir sama datang dari manajemen PT Panin Bank Syariah Tbk.. Direktur Utama Panin Bank Syariah Deny Hendrawati menjelaskan bahwa masalah penjualan saham perusahaan menunggu arahan dari pemegang saham. Sampai kini, manajemen belum menerima petunjuk dari induk usahanya tersebut.
Deny mengakui, banyak investor yang mengaku berminat meminang perusahaan bank itu. Namun hingga kini belum ada yang memberikan konfirmasi soal kepastian pembelian itu.
" Kalau yang berminat memang beberapa investor. Namun yang pasti belum mendapat konfirmasi," ungkapnya.
Disinggung kemungkinan manajemen Panin Bank Syariah mengirimkan proposal penawaran terkait rencana investasi DIB, Deny memastikan langkah itu belum ada dalam pikirannya. " Belum (ada niat kirim proposal)," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya