Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Sekolah internasional di kawasan Arab tercatat mengalami pertumbuhan tercepat kedua di dunia. Saat terdapat 982 sekolah internasional di kawasan itu dengan jumlah siswa mencapai jutaan orang.
Seperti dikutip dari Saudi Gazatte, Kamis, 14 Agustus 2014, berdasarkan laporan penelitian yang dilakukan International School Consultancy Group (ISC), terdapat tambahan 439 sekolah internasional baru dalam kuartal pertama tahun ini. Jumlah tersebut menambah jumlah sekolah internasional di kawasan itu yang sebelumnya masih sebanyak 433 sekolah.
Arab Saudi kini memiliki 195 sekolah internasional dan Qatar memiliki 130 sekolah. Tetapi jumlah ini akan bertambah karena Supreme Education Council (SEC) telah menyetujui pembangunan 26 sekolah swasta baru.
Kuwait memiliki 80 sekolah internasional dengan 90 ribu siswa, sementara Oman memiliki 58 sekolah internasional dengan 60 ribu siswa.
Menurut laporan itu, pasar sekolah internasional paling cepat berkembang di Asia. ISC menambahkan Asia Timur, Negara Arab, dan Amerika Selatan memiliki permintaan besar terhadap sekolah internasional di masa depan. Hal ini karena meningkatnya selera terhadap mutu pendidikan yang berkualitas internasional.
Pada bulan Juni lalu, otoritas pendidikan Dubai telah menyetujui kenaikan biaya tahunan untuk 118 sekolah swasta dan ada 8 sekolah masih tahap pertimbangan, serta hanya 28 sekolah yang tidak menaikkan biayanya karena tidak memenuhi persyaratan.
The Knowledge and Human Development Authority (KHDA) mengatakan nilai kenaikan biaya ditentukan dari kombinasi antara biaya yang dikeluarkan dan hasil pemeriksaan sekolah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya