Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham syariah melaju di dua zona perdagangan di awal perdagangan. Kondisi regional yang bergerak melemah memicu investor menahan aksi beli.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 15 Maret 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun tipis 0,067 poin (0,04%) ke level 156,730.
Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga bergerak melemah 0,517 poin (0,08%) ke level 664,956.
Di sesi pembukaan, sempat muncul aksi beli pelaku pasar. Alhasil, indeks ISSI bergerak menguat 0,049 poin (0,03%) ke level 156,846. Indeks JII juga terangkat 0,230 poin (0,03%) ke level 665,703.
Namun penguatan itu tak berlangsung lama. Aksi jual memaksa kedua indeks acuan saham syariah ini kembali ke teritori negatif.
Pembukaan perdagangan saham syariah dibuka dengan transaksi senilai Rp 13,95 milar dengan 60,35 juta saham berpindahtangan
Sebanyak 10 emiten bluechips syariah memulai perdagangan dengan melaju di zona hijau. Sementara 7 emiten lainnya mulai terserang koreksi harga.
Berbeda dengan indeks syariah yang masih lemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 3,344 poin (0,07%) ke level 4.880,875 di sesi prapembukaan.
Posisi pemodal asing pagi ini mencetak nett sell tipis Rp 1,47 miliar
Sementara itu, dari kawasan regional, indeks utama Asia bergerak variatif saat pembukaan perdagangan BEI. Indeks Nikkei dan Strait Times Singapura bergerak melemah. Sementara Hang Seng dan Shanghai Composite stagnan.
Namun kenaikan itu juga tak berlangsung lama. Seluruh indeks utama Asia bergerak melemah merespon kondisi terkini pasar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya