Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kondisi regional yang sudah mulai tenang membawa sentimen positif bagi bursa saham Indonesia. Sejumlah indeks acuan saham dibuka menguat di awal pekan ini.
Indeks saham syariah yang tertekan di akhir pekan lalu juga mulai kembali ke zona hijau.
Rebound bursa saham Jepang serta naiknya harga minya mentah dunia untuk sementara membuat investor kembali melantai.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 15 Februari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 1,069 poin ke level 149,421.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga dibuka menguat 6,273 poin ke level 636,764.
Hingga perdagangan pukul 09.27 WIB, laju dua indeks acuan saham syariah ini masih terus bergerak menguat. ISSi tercatat masih menanjak 0,892 poin (0,60%) ke level 149,244. Sedangkan JII naik 4,226 poin (0,67%) ke level 634,717.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini telah mencapai Rp 845 miliar dengan 6,08 miliar saham yang berpindahtangan. Aksi beli telah membawa 7 emiten syariah ke zona positif sementara 37 lainnya masih tertean aksi jual.
Seluruh indeks acuan sektoral bergera menguat dengan kenaikan tertinggi dilami emiten industri aneka yang naik 1,15 persen, barang konsumsi dan properti 0,71 persen.
Investor asing memulai sesi awal pekan ini dengan menggelar aksi beli meski dengan nilai masih minim. Nett buy asing tercatat mencapai Rp 43,45 miliar.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah pagi ini bergerak fluktuatif. Dibuka melemah, rupiah saat ini menguat 9 poin (0,07%) ke level 13.474 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya