Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidur Ternyata Punya Manfaat Positif Untuk Karier Kita. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, di dunia karier, kita kerap dihadapkan dengan tantangan kerja dan pilihan keputusan yang sulit. Bahkan, kita juga sering tak bisa berpikir jernih untuk menghadapi masalah-masalah di tempat kerja.
Semakin memikirkan masalah, seseorang akan semakin sulit mendapatkan jawabannya. Ini juga akan membuat seseorang semakin frustrasi. Otak pun terasa buntu.
Kalau sudah begini, lebih baik pergi tidur. Aktivitas yang satu ini terbukti bisa membantu seseorang untuk mengatasi masalah, terutama masalah pekerjaan. Ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari tidur.
Dilansir dari Lifehack, Kamis 12 Oktober 2017, sebuah studi Memory and Cognition menyebutkan bahwa orang bisa memecahkan masalah lebih baik setelah tidur.

Ketika tidur, seseorang akan mengalami efek inkubasi, di mana otak lebih efektif ketika mengatasi masalah ketika diberikan waktu untuk beristirahat. Alam bawah sadar akan terus bekerja untuk menemukan solui masalah—ini sering tak disadari.
Kemudian, tidur juga bisa memberikan inspirasi untuk karier. Ketika tidur, otak Anda mampu memproses dan mengkonsolidasikan pengalaman yang dialami ketika bangun.
Tidur setelah mempelajari hal-hal baru, bisa membantu Anda untuk memasukkan informasi baru ke memori jangka panjang.
Pakar juga menyarankan seseorang yang sedang frustrasi untuk berhenti memikirkan masalah pekerjaan, lalu pergi tidur. Rasa frustrasi ini hanya akan menghalangi kemampuan dia untuk menemukamn solusi atau membuat keputusan.
Biarkanlah tubuh beristirahat sejenak sebelum membuat pilihan atau memecahkan masalah. Anda akan takjub melihat kemampuan otak untuk memecahkan masalah ketika sedang tidur.
Jika Anda merasa terjebak, yang terbaik adalah melangkah mundur dan beristirahat. Rasa frustrasi Anda hanya akan menghalangi kemampuan Anda untuk menemukan solusi atau membuat keputusan. Biarkan diri Anda tidur nyenyak sebelum Anda membuat pilihan atau mencoba memecahkan masalah Anda. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya