7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
BPS Mencatat Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur. (Foto: Shutterstock)
Dream – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah angkatan kerja pada Februari 2018 sebanyak 133,94 juta orang. Angka itu naik 2,39 juta orang dibanding Februari 2017.
" Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 140 juta orang," kata Kepala BPS, Suharyanto saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin 7 April 2018.
Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling banyak menganggur dengan persentase sebesar 8,92 persen. Kemudian lulusan dari diploma I/II/III 7,92 persen.
Untuk lulusan SMP, menyumbang angka pengangguran sebanyak 5,18 persen, SMA 7,19 persen dan lulusan universitas sebanyak 6,31 persen.
Sementara, lulusan terendah yakni sekolah dasar (SD) menyumbang angka pengangguran sebesar 2,67 persen.
" Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima penerimaan ala saja," kata dia.
Saat ini, kata Suharyanto, total pengangguran yang masuk dalam kategori angkatan kerja sebesar 6,87 juta per Februari 2018.
Kemudian, pada periode Februari 2018, rata-rata upah buruh sebesar Rp2,65 juta. Upah tertinggi berada di kategori jasa keuangan dan asuransi yakni sebesar Rp4,13 juta. Sementara jasa lainnya berada di angka Rp 1,44 juta.
" Rata-rata upah buruh laki-laki per bulan Rp2,91 juta lebih, tinggi dibanding perempuan, yakni Rp2,21 juta," kata Suharyanto.
Selanjutnya, tingkat pengangguran terbuka paling rendah berada di Bali sebesar 0,86 persen. Sementara yang paling banyak pengangguran berada di Jawa Barat sebezar 8,16 persen.
" Salah satunya (penyebabnya) karena Jawa Barat memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak," kata dia. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?