7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis Daftar Efek Syariah (DES) terbaru untuk periode II-2016. Dalam daftar terbaru, 345 efek jenis saham emiten dan perusahaan publik serta efek syariah masuk dalam DES yang disebut terbanyak selam satu dekade terakhir.
Meski bertambah, OJK justru mendepak 11 efek yang terpental dari daftar tersebut.
" Ada investor yang semulanya masuk (daftar efek) syariah, tapi keluar dari (daftar efek) syariah (kali ini)," kata Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sardjito, dalam konferensi pers " Daftar Efek Syariah Periode II 2016" di Jakarta, ditulis Selasa 28 November 2016.
Direktur Pengawas Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fadilah Kartikasasi, menjelaskan, sebelas emiten ini terdepak dari DES periode II 2016 karena tidak memenuhi rasio keuangan yang ditetapkan oleh OJK.
Merujuk pada ketentuan OJK, rasio keuangan efek yang masuk dalam DES adalah utang konvensional tak boleh lebih dari 45 persen. Sementara pendapatan dari non syariah tak boleh lebih dari 10 persen.
" Bisnisnys sesuai, tapi tidak sesuai dengan rasio keuangan," kata Fadilah.
Berikut ini adalah daftar 11 emiten yang keluar dari DES periode II 2016.
1. PT Surya Esa Perkasa Tbk
2. PT Prima Alloy Steel Universal Tbk
3. PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk
4. PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk
5. PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk
6. PT Surya Citra Media Tbk
7. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
8. PT Nirvana Development Tbk
9. PT Alumindo Light Metal Industri Tbk
10. PT Modernland Reality Ltd Tbk
11. PT Roda Vivatex Tbk
Selain itu, OJK juga mencatat ada 31 pendatang di DES periode terbaru. Misalnya, PT Malido Feedmill Tbk, PT Provident Agro Tbk, PT Sumi Indo Kabel Tbk, PT Sekawan Intipratama Tbk, dan PT Siwani Makmur Tbk.
" Ada emiten yang tadinya tidak masuk ke DES, kini, masuk ke DES," kata Sardjito.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?