Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hati-hati Dalam Berinvestasi, Ya, Sahabat Dream.
Dream – Sahabat Dream, salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mempersiapkan masa depan adalah investasi. Ada beragam sektor yang bisa digunakan untuk investasi, seperti properti, emas, atau reksa dana.
Kini sudah banyak perusahaan yang menawarkan produk investasi. Tentunya dengan imbal jasa yang menggiurkan.
Meski begitu, kamu tetap harus hati-hati sebelum menjatuhkan pilihan berinvestasi ke lembaga tertentu. Ini karena banyak lembaga yang menawarkan investasi namun ternyata hanya abal-abal alias bodong.
Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan ada lima entitas investasi paling anyar yang dihentikan. Kelima entitas ini telah dipanggil untuk menjelaskan legalitas dan kegiatan usahanya.
OJK menghentikan usaha kelima entitas ini karena dianggap tidak rasional. Lima entitas ini memberikan imbal hasil yang terlalu tinggi, tak berizin, tak memiliki produk yang dijual, dan menyalahgunakan logo OJK.
Sebelum berinvestasi, lebih baik Sahabat Dream mencermati terlebih dahulu ciri-cirinya. Dikutip dari berbagai sumber, ada empat ciri investasi bodong.
Ciri pertama, entitas menyajikan tingkat pengembalian modal yang tinggi. Jika ada yang menawarkan investasi tinggi, bahkan lebih dari 40 persen, kamu harus curiga.
Ciri kedua investasi bodong yaitu menawarkan bonus jika berhasil merekrut anggota baru, menggunakan pemuka agama untuk promosi, dan investasi yang aman.
Lalu, bagaimana cara menghindarinya? Ada tiga hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindar dari investasi ini.
Pertama, kamu harus memastikan pihak yang menawarkan investasi itu mengantongi izin dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan dan tercatat sebagai mitra pemasar.
Kedua, pastikan juga lembaga ini juga menawarkan produk investasi. Jangan sampai menanamkan modal untuk sesuatu yang tidak ada.
Yang ketiga, Sahabat Dream juga harus memastikan logo instansi atau lembaga pemerintah di media penawarannya, juga dilakukan sesuai dengan aturan. Jangan sampai ada lembaga yang menggunakan logo pemerintah, eh, ternyata hanya modus untuk menipu. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya