Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Sebagian besar pebisnis menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencapai keberhasilan yang mereka miliki saat ini. Mampukah Anda sebagai pebisnis melakukan hal seperti itu?
Jika Anda bisa meniru langkah-langkah terbaik mereka, mempelajari kesalahan dan karakter kunci mereka, maka secara dramatis akan memperpendek jalan Anda sendiri untuk menuju sukses.
Biasanya, dibutuhkan waktu bertahun-tahun juga melalui trial and error untuk mencari tahu rahasia mereka.
Namun, seperti dikutip dari Entrepreneur, Kamis 22 Oktober 2015, tujuh rahasia berikut bisa dipertimbangkan sebagai kunci penting bagi seorang pebisnis dalam mencapai sukses:
Klik halaman berikutnya....
(Ism)
© Dream
1. Merekrut orang yang tepat
Setiap orang memiliki kelemahan dan keterbatasan, termasuk Anda. Mungkin Anda punya ide-ide hebat dan jago teknologi, tetapi lemah dalam implementasi. Hal itu tidak menjadi masalah. Anda masih bisa meraih sukses dengan merekrut orang-orang yang tepat ke dalam tim Anda.
Miliarder, pendiri Spanx, Sara Blakely mengatakan salah satu rahasia terbaik untuk mencapai sukses adalah menutupi kelemahan dan keterbatasan sesegera mungkin dengan merekrut orang yang tepat. Jadi, begitu Anda mengetahui punya kelemahan dan keterbatasan, Anda harus segera mengatasinya dengan merekrut orang yang tepat.
2. Berusaha melebihi target yang diharapkan
Pemodal ventura Sam Hogg menyarankan pebisnis untuk selalu membuat target yang melebihi harapan. Jika membuat rencana, pebisnis juga harus menciptakan pilihan. Pelajaran penting di sini adalah bahwa waktu yang dihabiskan mengumpulkan uang adalah waktu yang tidak Anda habiskan untuk memperbesar perusahaan. Biasanya, pebisnis dalam memasang target selalu lebih kecil dari yang diharapkan. Sehingga tidak akan membuat kecewa jika tidak berhasil mencapainya. Namun keinginan kuat untuk melebihi target adalah yang terbaik untuk mempercepat proses menjadi sukses.
3. Melakukan riset pasar secara mendalam
Alasan utama sebuah start- up mengalami kegagalan adalah tidak melakukan riset mendalam di pasar mereka. Seharusnya seorang pebisnis harus mengetahui nilai produk atau jasa yang ditawarkan ke pelanggannya. Setelah itu baru mencari cara untuk menjangkau pelanggan secara cepat dan efektif.
Anda tidak akan pernah mencapai sukses jika tidak mengetahui siapa yang akan Anda capai meski pasar telah siap sekalipun.
© Dream
4. Gunakan alat yang tepat untuk mendapatkan pelanggan
Pebisnis yang sukses bisa memilih dan memilah alat pemasaran yang bisa bekerja, yang tersedia ratusan di Internet. Jangan menyerah untuk mencari alat pemasaran yang cocok dengan karakter bisnis Anda. Fokus pada apa yang membuat seorang pebisnis bisa sukses dengan cepat.
5. Selalu terbuka pada perubahan
Pebisnis sukses selalu terbuka pada perubahan arah perusahaannya. Masalahnya, bisnis adalah dunia yang tidak bisa diprediksi dan bisa merusak segala rencana yang sudah dibuat. Banyak tantangan biasanya muncul dari pesaing. Untuk itu, Anda dituntut selalu siap melakukan perubahan arah bisnis jika usaha yang dilakukan saat ini tidak segera menemui titik sukses.
6. Fokus pada 20 persen
Baik di kehidupan atau bisnis, 80 persen dari semua hasil yang dicapai berasal dari 20 persen usaha yang Anda lakukan. Dengan demikian, pebisnis yang sukses selalu fokus pada 20 persen hal-hal yang paling penting, dan sisanya pada banyak melakukan outsourcing.
Steli Efti, pendiri Close.io, berbagi pelajaran yang ia pelajari saat melakukan outsourcing tugas non-esensial. Salah satunya jangan melakukan outsourcing pada penjualan terlalu cepat. Pelajari kontraktor Anda terlebih dahulu selama percobaan.
© Dream
7. Beri pelanggan dengan layanan yang memuaskan
Banyak perusahaan gagal mencapai sukses karena begitu sibuk pada angka penjualan sehingga lupa untuk memberikan pelayanan pelanggan yang memuaskan. Layanan pelanggan tidak hanya tentang menangani keluhan pelanggan. Layanan pelanggan juga melibatkan program loyalitas, insentif dan kegiatan yang berfokus pada pelanggan lainnya.
Ada pepatah yang mengatakan, " Penjualan tanpa purna-jual seperti menaruh uang dalam saku yang berlubang." Jadi, usahakan untuk selalu berbicara dengan tim layanan servis untuk mengetahui permasalahan yang timbul sehingga perusahaan bisa langsung melakukan perbaikan jika terjadi hal-hal yang tidak memuaskan pelanggan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan