Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Tak hanya dengan orang lain, orang pun harus menjalin hubungan yang baik dengan uang. Selain bisa `menyelamatkan` isi dompet, hubungan ini juga bisa menyelamatkan masa depan.
Kebanyakan orang mengeluh mengapa uang bisa cepat habis. Atau, mereka mengeluh karena tidak bisa mengerem belanja. Namun, mereka tak sadar kalau kebiasaan ini adalah tanda-tanda hubungannya dengan uang, memburuk.
Berikut ini adalah tiga tanda hubungan dengan uang memburuk dilansir dari CheatSheet, Selasa 13 September 2016.
1. Membelanjakan dana darurat untuk non-darurat
Setiap orang yang merencanakan keuangan, memiliki dana darurat. Dana ini digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Tapi, banyak juga menggunakan dana ini untuk kebutuhan yang tidak darurat.
Misalnya, membeli baju dan sepatu. Untuk mengatasinya, lebih baik pikirkan lagi apakah kebutuhan-kebutuhan itu mendesak atau bisa dibeli pada lain kesempatan.
2. Tak mampu kelola uang
Pernah mengalami tak bisa mengontrol pengeluaran? Misalnya, terlalu sering membeli barang-barang yang sebenarnya tidak penting?
Jika itu terjadi, bisa jadi Anda terkena money disorder—sebuah gangguan psikologi yang disebabkan oleh kepercayaan dan perilaku tentang uang. Jika terkena money disorder, lebih baik bertemu dengan terapis keuangan.
3. Kartu kredit terlalu boros
Terlalu nyaman dengan kartu kredit? Itu bahaya. Kartu kredit memang praktis digunakan untuk transaksi non tunai. Tapi, kalau penggunaannya tidak dikendalikan, kartu kredit bisa membahayakan kesehatan finansial seseorang. Penggunaan kartu kredit yang berlebihan bisa menyebabkan tagihan menumpuk.
Untuk mengatasinya, cobalah untuk bertransaksi dengan uang tunai sampai masalah kartu kredit bisa diatasi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya