Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 mencapai Rp 419,2 triliun atau sesuai dengan amanat UU yaitu 20 persen dari total belanja negara. Menurut Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, angka ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Anggaran 20 persen ini terbagi menjadi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “ Anggaran pendidikan 20 persen dari belanja total yaitu Rp 419,2 triliun. Masuk ke pemerintah pusat Rp146,3 triliun,” kata Bambang seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Selasa, 10 November 2015.
Bambang menjelaskan anggaran tersebut dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp49,3 triliun, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebesar Rp39,5 triliun.
Dua lembaga lain yang akan mengelola anggaran pendidikan adalah Kementerian Agama sebesar Rp46,8 triliun, serta Kementerian Negara dan lembaga lainnya sebesar Rp10,7 triliun.
Sementara itu, anggaran paling besar disalurkan ke daerah melalui transfer dan dana desa. “ Yang paling besar adalah dana transfer daerah dan dana desa yaitu sebesar Rp267,9 triliun,” jelasnya. Terakhir, untuk mendukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dianggarkan dana sebesar Rp 5 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya