Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Deg-degan saat dihadapkan dengan makanan jenis tertentu? Mungkin cuma pemilik gigi sensitif yang tahu rasanya. Bagaimana tidak, nyeri gigi bisa datang tiba-tiba saat mengonsumsi makanan tertentu.
Tahukah Sahabat Dream, ternyata ada cukup banyak penderita gigi sensitif di dunia. Di Amerika saja ada sekitar 40 juta orang dewasa yang mengalami hal ini.
Masalah gigi sensitif bisa dialami siapa saja. Gejala umumnya adalah rasa sakit yang mendadak muncul saat gigi tersentuh udara dingin, makanan yang dingin, manis, asam atau panas. Beberapa orang bahkan merasakan gejala gigi sensitif saat membersihkan giginya.
Pada gigi yang sehat enamel melindungi dentin yang ada di bawahnya, sedangkan akar gigi terlindung oleh gusi. Namun jika enamel sudah menipis dan garis gusi menurun, dentin menjadi terpapar.
Karena dentin terhubung dengan syaraf yang memicu rasa sakit, maka saat dentin terpapar pemicu, mendadak gigi terasa nyeri.
Ternyata menggosok gigi terlalu keras atau menggunakan sikat yang terlalu keras dapat menjadi penyebab enamel cepat menipis. Pemakaian pasta gigi yang mengandung detergen dan penggunaan produk pemutih gigi juga menimbulkan efek yang sama.
Termasuk kebiasaan menggeretakkan gigi.
Menurut ahli gigi, perawatan gigi sensitif pada setiap orang ternyata berbeda, tergantung pada penyebabnya. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi sensitifitas gigi.
Berikut lima tips menjaga kesehatan gigi sensitif.
1. Hindari makanan yang terlalu asam
Makanan yang terlalu asam bisa memperparah penipisan pada lapisan enamel. Sebaiknya batasi konsumi makanan dan minuman yang asam. Setelah selesai makan, biasakan berkumur dengan air putih. Untuk hasil yang maksimal, sikat gigi Anda 30 menit kemudian.
2. Menyikat gigi dengan benar
Gunakan teknik menyikat gigi yang tepat untuk membersihkan seluruh bagian gigi dan mulut. Pilih jenis sikat yang lembut dan jangan menyikat terlalu keras terutama di sekitar garis gusi. Menyikat gigi dengan keras dapat membuat lapisan enamel menjadi tipis, sehingga sensitivitas gigi Anda meningkat.

3. Stop kebiasaan menggeretakkan gigi
Menggeretakkan gigi (bruxisme) biasanya tanpa sadar kita lakukan saat sedang stres, rasa marah, rasa sakit, atau frustasi. Untuk mengatasinya segera kenali kebiasaan buruk ini dan hentikan. Jika butuh bantuan, Anda bisa menghubungi dokter gigi untuk mendapatkan solusi yang tepat.
4. Memeriksakan gigi ke dokter
Periksakan gigi Anda setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. Namun jika merasa tidak nyaman dengan gigi sensitif Anda, tak perlu menunggu jadwal kontrol. Sampaikan keluhan Anda, dokter gigi biasanya akan memberikan satu dari berbagai macam perawatan tergantung dari kondisi Anda.
5. Gunakan pasta gigi khusus
Hindari pasta gigi yang mengandung detergen, karena dapat mempercepat penipisan enamel gigi. Sebaliknya, pilih pasta gigi yang tak hanya bebas kandungan detergen tapi juga lembut di gigi.
Seperti pasta gigi Enzim Classic Mild, yang formulanya lembut untuk semua gigi serta bebas detergen.
Tak hanya itu, pasta gigi Enzim Classic Mild juga efektif mengurangi sensitivitas gigi karena mengandung enzim dan protein aktif yang membantu memperkuat kerja enzim-enzim di rongga mulut secara alamiah.

Pasta gigi Enzim Classic Mild juga efektif menjaga keseimbangan flora di dalam mulut sehingga akan mempercepat penyembuhan sariawan, mengurangi bau mulut dan mencegah terjadinya gigi berlubang.
Karena sifatnya yang alami ini Sahabat Dream tidak perlu membasahi pasta gigi dengan air sebelum digunakan seperti pada pasta gigi lain yang mengandung detergen.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?