Penyebab Pria Kerap 'Tegang' di Tengah Malam

Reporter : Gladys Velonia
Senin, 6 November 2017 10:29
Penyebab Pria Kerap 'Tegang' di Tengah Malam
Tak pernah ereksi justru berpotensi penyakit.

Dream - Saat tidur, acap kali pria merasakan tidak semua bagian tubuhnya beristirahat. Salah satunya, alat vital yang ereksi di tengah malam.

Menurut laman Menshealth, ereksi di tengah malam merupakan pertanda bahwa tubuh pria sedang dalam keadaan baik. Adam Ramin, seorang pakar kanker urologi di Los Angeles mengatakan, pria bertubuh sehat bisa ereksi tiga hinga lima kali dalam semalam, tergantung seberapa sehat kondisi tubuhnya.

Untuk mengetahui lebih dalam, Ramin menjelaskan cara kerja ereksi. " Ereksi bermula dari stimulasi pada sistem syaraf parasimpatis Anda -seperti saat Anda melihat sesuatu yang seksi, atau terangsang akibat sentuhan, menyebabkan dilepasnya neurotransmitter," kata Ramin.

Lepasnya neurotransmitter menyebabkan pelebaran arteri di alat vital pria. Akibatnya, lebih banyak darah mengalir ke alat vital pria. Itulah yang menyebabkan alat vital pria membesar dan berereksi.

Kondisi yang sama terjadi pada saat tidur. Secara umum, ada peningkatan aktivitas sistem parasimpatis dalam tubuh pria. Inilah yang memperlambat detak jantung, melemaskan otot-otot, dan membuat mimpi menjadi lebih dalam hingga memicu pengembangan ereksi nokturnal.

" Singkat kata semua itu karena sistem saraf dalam tubuh pria. Bukan karena membayangkan sesuatu yang seksi atau mendapat rangsangan," ujar Ramin.

Meski begitu, hingga saat ini tidak diketahui manfaat dari ereksi nokturnal itu. " Ereksi nokturnal hanyalah produk sampingan dari rangsangan alami sistem saraf parasimpatis di malam hari," ujar Ramin.

Menurut ahli urologi, Tobias Köhler, ereksi nokturnal ini sangat penting guna menunjang ereksi di saat sadar.

" Ereksi nokturnal ini menjaga jaringan penis agar tetap lembut dan melar dengan mendorong otot polos di penis pria untuk rileks, membiarkan darah masuk dan membuat penis menjadi keras. Hal tersebut membantu penis menjadi tahan lama di pertempuran sesungguhnya," ucap Köhler.

Jika kamu tidak pernah terbangun untuk mengeceknya, atau tidak memiliki jumlah ereksi nokturnal yang cukup, sebaiknya kamu menemui dokter. Karena kekurangan ereksi di malam hari, bisa diartikan seperti kerusakan saraf, penyakit arterial, hipertensi, atau diabetes.

" Bisa saja kamu memiliki testosteron rendah, karena pria yang kadar testosteronnya di bawah rata-rata cenderung mengalami lebih sedikit ereksi di malam hari," ucap Ramin.

Beri Komentar