Bahan Pakaian yang Nyaman Saat Berolahraga

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 28 Juni 2019 08:48
Bahan Pakaian yang Nyaman Saat Berolahraga
Jangan sampai aroma tak sedap keluar karena tak pakaian olahraga yang tak menyerap keringat.

Dream - Selain menyegarkan tubuh, olahraga bikin metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif.

Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan energi panas dan menghasilkan keringat yang membasahi kulit badan. Tak jarang, baju yang kita kenakan juga turut kuyup.

Untuk itu, saat berolahraga Sahabat Dream pastikan memilih baju olahraga yang nyaman dan dapat menyerap keringat.

Sebagai merek yang pertama kali merevolusi pasar pakaian olahraga pada 1996, Under Armour kembali hadir dengan inovasi baru bekerja sama dengan Celliant.

RUSH & Recovery merupakan lini pakaian olahraga terbaru yang dirancang untuk meningkatkan performa saat latihan dan membantu proses pemulihan energi.

 RUSH & Recovery

(Foto: RUSH & Recovery/Alfi Salima Puteri)

Koleksinya dirancang menggunakan bahan yang responsif sehingga dapat menyerap energi yang dikeluarkan tubuh, lalu diubah menjadi energi inframerah dan dipancarkan kembali ke tubuh.

“ Partikel di dalamnya membawa kebaikan bagi tubuh, termasuk melancarkan peredaran darah dan mengembalikan energi untuk memberi perfomance yang berbeda”, ungkap Syukri Azman, Product Trainer Under Armour Southeast Asia di Jakarta, kemarin. 

 RUSH & Recovery

Energi daur ulang tersebut dapat meningkatkan sirkulasi darah lokal, performa dan pemulihan energi. Selain itu, RUSH & Recovery sangat mudah dirawat.

" Baju ini setelah dicuci cukup digantung kering. Dia dry fast dan tanpa disetrika bisa langsung lurus tidak kusut," ujar Agham Rinaldi, Brand Manager Under Armour Indonesia.

Koleksi RUSH & Recovery ini tersedia untuk ukuran wanita dan pria, lho! Yuk intip sekarang juga koleksinya (ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)

1 dari 5 halaman

Kenapa Berat Badan Tak Turun Padahal Rutin Olahraga?

Dream - Banyak orang ingin memiliki bentuk tubuh ideal dan berusaha menurunkan berat badan. Untuk mencapai hal tersebut, olahraga rutin dianggap jadi pilihan tepat.

Sayangnya bagi beberapa orang, olahraga tak lantas membuat berat badan turun.

Menurut peneliti obesitas Alexxai Kravitz, banyak orang yang belum memahami proses pembakaran kalori ekstra. Dia menyatakan bahwa tubuh mengeluarkan energi yang berasal dari pembakaran kalori dengan tiga cara berbeda.

Pertama, tingkat di mana tubuh benar-benar membakar kalori untuk menghasilkan energi. Dua, energi yang digunakan untuk fungsi dasar tubuh. Dan ketiga, energi yang digunakan dalam aktivitas fisik.

Dari ketiga cara tersebut, energi paling banyak digunakan untuk fungsi dasar tubuh. Diikuti oleh aktivitas fisik seperti berolahraga. Dan paling sedikit digunakan untuk memecah makanan.

Selain itu menurut Kravitz, semua energi yang dibutuhkan tubuh berasal dari makanan yang dimakan. Namun, olahraga hanya menggunakan 10 hingga 30 persen dari keseluruhan energimu.

Jaga Pola Makan

Fokus Pada Menu MakananJelas bahwa untuk menurunkan berat badan seseorang perlu fokus tidak hanya pada seberapa banyak olahraga yang dilakukan, tetapi juga pada apa yang dimakan.

  Pola makan

Faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika ingin menurunkan berat badan adalah ketika kamu merasa sudah cukup membakar kalori dan ingin beristirahat. Saat kamu akan semakin mengurangi aktivitas fisik makan mengurangi konsumsi energi lebih banyak lagi.

Walaupun berolahraga mungkin bukan cara ampuh untuk menurunkan berat badan, olahraga memiliki manfaat lain untuk kesehatan. Menurut dokter obesitas Yoni Freedhoff, berolahraga membantu mencegah kanker, meningkatkan tekanan darahkolesterol dan gula, sehingga membuatmu lebih fokus, semangat dan bahagia.

Sumber: Misskyra

2 dari 5 halaman

Wanita Ini Jadi Wasit Pertama di Liga Sepak Bola Tunisia

Dream - Sejarah terjadi di Liga Sepak Bola Tunisia. Perempuan bernama Dorsaf Ganoiati menjadi wasit pertama di liga negara di Afrika tersebut.

Dorsaf memimpin laga terakhir antara Espérance Sportive de Tunis dan Club Athlétique Bizertin pada Sabtu, 15 Juni 2019. Dilaporkan Vogue, Dorsaf membuat wanita di tanah Arab bangga.

Perempuan berusia 33 tahun ini punya catatan panjang memimpin laga sepakbola pria. Dia mengawali menjadi korps baju hitam para beberapa pertandingan sepakbola wanita.

Pada Mei 2017, Dorsaf melakukan debut di pertandingan pria ketika dia menjadi wasit pertandingan antara Stade Tunisien dan Union Monastir.

Dorsaf mengatakan, dia terkejut ketika terpilih sebagai wasit di laga terakhir Liga Tunisia Divisi Pertama. Dorsaf menggambarkan pertandingan itu berjalan sukses.

" Saya harap beberapa orang akan mengerti bahwa wanita dapat melakukan pekerjaan itu, bahkan kadang-kadang, lebih baik daripada pria," ujar Dorsaf.

Dorsaf menyelesaikan studinya di Institut Olahraga dan Pendidikan Jasmani di Istana Al Said (ISSEPK) di Tunisia. Dia pertama kali menjadi guru pendidikan jasmani dan pesepakbola sebelum menjadi wasit pada 2012.

 

 

3 dari 5 halaman

Inilah Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Usia 40-an

Dream Olahraga merupakan bagian dari pola hidup sehat yang perlu dijalani sehari-hari oleh semua orang di segala usia.   Tapi, tak bisa dipungkiri bahwa seseorang seringkali malas berolahraga dan menggantinya dengan kegiatan lain. Apalagi, jika tubuh tidak terbiasa aktif berolahraga.   Tubuh yang tidak dibiasakan bergerak atau berolahraga, akan lebih sulit untuk aktif. Dan semakin bertambah usia, kamu akan semakin sulit untuk mulai berolahraga maupun menurunkan berat badan.   " Semakin bertambah umur, tingkat fleksibilitas dan mobilitasnya akan berkurang. Dan biasanya, hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatan tulang," ujar Jehan Islianur, Fitness Instructor di Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu 29 Mei 2019.   Kurangnya tingkat fleksibilitas dan mobilitas membuat seseorang lebih sulit untuk melakukan aktivitas sederhana seperti berganti posisi dari duduk ke berdiri.   Namun sebenarnya, hal tersebut tidak mengurangi jenis olahraga yang bisa dilakukan. Justru di usia yang lebih dewasa, kamu perlu mendorong tubuh untuk lebih aktif dengan olahraga bermobilitas tinggi.   " Biasanya, mau beraktivitas juga susah. Tapi, biasanya kalau seperti itu harus banyak exercise yang bermobilitas tinggi seperti TRX, body weight training atau zumba," katanya.   Jika sudah bisa mulai melakukan ketiga jenis olahraga tersebut, fleksibilitas dan mobilitas pun akan meningkat. " Yang membuat susah bergerak adalah jarang bergerak. Jadi, harus start dulu" .   Orang dewasa juga seringkali malas pergi ke gym untuk berolahraga. Selain harus menempuh jarak tertentu, biayanya pun cukup mahal.   Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukannya di rumah dengan kegiatan sederhana. " Waktu nggak ada asisten rumah tangga, coba lakukan pekerjaan rumah. Kalau dulu, biasanya minta tolong mbak, sekarang dilakukan sendiri. Yang biasanya dilakukan posisi duduk, sekarang berdiri. Jadi, buatlah tubuh seaktif mungkin," tuturnya.   Ketika sudah berhasil, jadikanlah hal tersebut sebagai rutinitas agar tubuh tetap kuat. Bahkan, bisa mengalami penurunan berat badan jika dilakukan dengan benar bersama pola makan sehat.

4 dari 5 halaman

Hindari Kesalahan Umum dalam Menurunkan Berat Badan

Dream - Berbagai cara dilakukan banyak orang untuk menurunkan berat badan. Ada yang melakukan diet ketat, ada pula yang memilih menghabiskan waktu di gym.

Tapi, banyak orang yang melakukan kesalahan dan justru membuat tubuh lebih lemah. Salah satunya terlalu ekstrem dalam berolahraga maupun diet, serta mencoba melakukan berbagai hal supaya bisa menurunkan berat badan.

Seorang ahli diet, Margaret Mielczarek, mengatakan, " Melakukan berbagai cara untuk mengurangi berat badan biasanya tidak bertahan lama dan akan membuatmu mudah menyerah untuk melakukan hal yang lebih baik serta menyebabkan overeating."

Hal ini membuat banyak orang salah kaprah. Seharusnya, kamu bisa menurunkan berat badan setelah melakukan berbagai cara.

  shutterstock

Ia berkata, " Seperti halnya tujuan lain, konsistensi adalah kuncinya. Inilah sebabnya kami menciptakan program Youfoodz 70/30, yang semuanya tentang makan sehat70 persen, dan menikmati makanan favoritmu 30 persen. Ini membuat dietmu lebih mudah untuk dijadikan kebiasaan."

Sahabat Dream tidak boleh terburu-buru untuk menurunkan berat badan. Cari tahu pola hidup yang cocok dengan kamu daripada melakukan segala cara.

" Kamu perlu mencari tahu apa yang cocok untukmu dengan tujuanmu. Apa saja olahraga yang bisa dilakukan, kebutuhan energi dan kondisi kesehatan. Jika berpuasa bisa cocok untukmu, lakukanlah. Begitu juga kalau kamu harus makan siang agar bisa aktif sampai malam," jelas Margaret.

  shutterstock

Keinginan untuk mengubah gaya hidup jadi lebih sehat memang tidak salah. Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan.

"  Nutrisi bersifat sangat individual dan tergantung pada tujuan, jenis olahraga, pola hidup, riwayat medis dan kebutuhan energi. Sebelum menurunkan berat badan, pertimbangkan semua faktor tersebut dan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Lalu, kamu dapat memutuskan apa yang bisa dilakukan," tutup Margaret.

Sumber: Misskyra

5 dari 5 halaman

Minum Susu Saja Tidak Cukup Tanpa Olahraga

Dream Susu sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan tubuh dan tulang. Namun penting diingat bahwa penyerapan susu harus dibantu dengan aktivitas fisik. 

Asupan kalsium saja tanpa ditunjang olahraga berarti tidak ada umpan balik. Hentakan kaki atau tarikan ototlah yang akan membuat tulang bertambah, dengan dukungan kalsium sebagai bahan pembentuk tulang.

Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018, Grace Joselini, biasa menyarankan para atlet untuk minum susu setelah olahraga, terutama setelah olahraga dengan intensitas berat. 

“ Susu sekarang dinyatakan sebagai post-exercise drink nomor satu,” tutur dr. Grace di FFI Milk Versation, Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.
 
Menurutnya, susu memenuhi 5 prinsip yang harus didapatkan setelah berolahraga yakni re-energize, re-vitalize, re-build, re-oxygenate dan re-hydrate.

Karbohidrat yang terkandung dalam susu cepat menggantikan (re-energize) cadangan glikogen yang terpakai saat berolahraga. Adapun kandungan antioksidan, vitamin dan mineral dalam susu akan merevitalisasi (re-vitalize) otot. Kandungan proteinnya akan membentuk kembali (re-build) tubuh dan otot. 

“ Bila kita berolahraga dengan intensitas tinggi tapi kurang asupan protein, otot malah mengecil, sayang sekali,” terangnya.

Asupan zat besi bermanfaat untuk re-oxygenate otot, dan kandungan air dari susu akan membantu rehidrasi tubuh. Ia menambahkan, berolahraga tidak harus dengan alat atau pergi ke tempat khusus.

Gunakanlah meja untuk melakukan table push up atau melatih otot trisep. Atau lakukan wall squad saat membuka media sosial. Lakukan gerakan sederhana ini sebanyak 15x3 set. 

“ Yang penting kita aktif karena aktif itu sebenarnya mudah, dan sehat itu gampang dicapai. Kalau mau sehat harus olahraga, dan habis olahraga minum susu,” imbuhnya.

(ism, Laporan: Tri Yuniwati Lestari)

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary