5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Banyak orang mengira tubuh yang menggigil itu sama dengan meriang. Gejala ini biasanya jadi tanda tubuh kurang sehat atau awal mula penyakit. Meriang dan menggigil sering kali dianggap sebagai pertahanan tubuh melawan virus dan bakteri.
Berdasarkan kamus bahasa Indonesia, meriang diartikan sebagai tanda tubuh kurang sehat, terasa agak demam. Sedangkan menggigil diartikan sebagai gemetar karena kedinginan, demam, atau ketakutan.
Orang yang meriang biasanya badan terasa demam dan disertai badan gemetar. Namun tak semua menggigil dikarenakan meriang.
Meriang merupakan kondisi tubuh di mana sistem kekebalan berada dalam tingkatan lemah. Saat kekebalan lemah menurun, tubuh akan mudah terkana penyakit sehingga mudah mengalami infeksi.
Gejala meriang misalnya sakti tenggorokan, hidung meler, tersumbat, batuk, bersin-bersin, sakit kepala dan menggigil. Sebelum kondisi kian memburuk sebaiknya segera lakukan pengobatan.
Cara mengatasinya pun tak harus pergi ke dokter atau minum obat, ada beberapa metode yang bisa dilakukan di rumah sebagai berikut.
1. Konsumsi zat besi
Zinc atau seng merupakapan mineral yang penting untuk kekebalan tubuh. Meriang merupakan kondisi sistem kekebalan yang lemah. Saat meriang, coba konsumsi makanan yang kaya zinc seperti kepiting, udang, jamur, bayam, dan makanan lainnya.
2. Istirahat cukup
Istirahat dapat memulihkan kondisi tubuh dan meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak dan mengalami regenerasi menjadi sel-sel baru yang lebih baik.

3. Minum banyak air putih
Meriang bisa disebabkan karena kekurangan cairan atau dehidrasi. Karena itu, minumlah setidaknya delapan gelas per hari. Ramuan teh atau jahe hangat juga bisa dikonsumsi untuk mempercepat pemulihan, teh mengandung antioksidan yang mampu memperbaiki daya tahan tubuh.
4. Berkumur dengan air garam
Meriang sering kali ditandai dengan sakit tenggotokan. Untuk mengatasi ini bisa dengan berkumur air garam.
Agar mempercepat penyembuhan, kamu bisa mengonsumsi Larutan Penyegar Cap Badak. Terbuat dari herbal alami, minuman buatan Sinde ini mampu memperbaiki daya tahan tubuh tanpa efek samping.
Larutan Penyegar tersedia tanpa rasa dalam kemasan botol 200 ml dan 500 ml. Sedangkan dalam kemasan kaleng 320 ml tersedia dengan tujuh varian rasa buah segar jeruk, strawberi, melon, leci, jambu, anggur, dan apel.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?