Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ketika membicarakan tentang masa subur, erat kaitannya dengan perempuan, menstruasi dan kehamilan. Dalam siklus menstruasi ada yang dinamakan sebagai “ jendela subur” atau “ fertile window” di mana kehadirannya tergantung pada siklus menstruasi masing-masing wanita.
Jendela subur adalah hari di mana sel telur dilepaskan dari ovarium, dan lima hari sebelumnya, atau biasanya disebut sebagai ovulasi.
Perhitungan jendela subur sangat baik digunakan untuk memperbesar peluang hamil.

Hal ini disebabkan karena usia dari sel telur dan sperma yang singkat, jadi perlu waktu yang tepat untuk keduanya bertemu dan membentuk embrio.
Sebelum menghitung masa subur, ada baiknya dipahami dulu apa itu ovulasi dan fakta-fakta tentangnya. Tentu masalah ini akan menjadi bahasan yang menarik bagi kaum hawa, terlebih yang sudah menikah dan menanti momongan.
© Dream
Seorang wanita yang sudah memasuki usia remaja akan mengalami menstruasi, sebagai tanda bahwa organ reproduksinya sudah berkembang dengan baik.
Namun karena minimnya pengetahuan tentang sex education bagi para remaja putri, membuat mereka kurang memahami bagaimana organ kewanitaan mereka bekerja.

Umumnya, seorang wanita rata-rata akan mengalami siklus menstruasi selama 23-35 hari. Pada masa itu, ada lima hari yang bisa dijadikan sebagai jendela subur seorang wanita.
Ovulasi terjadi ketika sel telur yang berada di ovarium terlepas dan bergerak menuju tuba falopi, dan siap untuk dibuahi oleh sperma.
Namun apabila pada masa subur sel telur tidak dibuahi, sel telur akan ikut luruh bersama dengan darah luruhan dinding rahim.
© Dream
Ada empat fase yang perlu diketahui dalam siklus menstruasi, yaitu folikular, ovulasi, luteal dan menstruasi. Fase menstruasi dan folikular berlangsung hampir bersamaan, yakni antara 1 hingga 13 hari dihitung dari awal menstruasi.
Fase selanjutnya adalah ovulasi, yakni hari ke 14, dihitung dari awal menstruasi. Fase ini hanya berlangsung satu hari, dan pada lima hari sebelum ovulasi inilah jendela subur terbuka.

Tepatnya di akhir fase folikular, atau lima hari terakhir fase folikular. Pada lima hari tersebut, peluang bertemunya sel telur dan sperma sangat besar.
Informasi tambahan, ovulasi hanya berlangsung selama 12 hingga 24 jam saja. Sehingga, peluang hamil jauh lebih besar apabila sel telur dan sperma bertemu pada hari ke 12 dan 13 dihitung dari awal menstruasi.
Apabila sel telur dan sperma bertemu enam hari atau lebih sebelum ovulasi, maka peluang hamilnya nol persen.
Jika, pembuahan terjadi lima hari sebelum ovulasi, maka peluang hamilnya 10 persen. Namun, perkiraan ini sangat dipengaruhi oleh usia dan kesehatan sang wanita.
Cara penghitungan manual tanggal ovulasi ini baik dilakukan untuk merencanakan kehamilan, dan bisa menjadi alternatif pengganti alat kontrasepsi, dan KB.
Cara ini umum dilakukan oleh perempuan, karena bergantung pada siklus menstruasinya.
Cara mudahnya, catat tanggal pertama menstruasi, dan kapan mestruasi berhenti. Hitung sesuai penjelasan di atas, yakni dimulai dari ke 10 hingga hari ke 14 adalah jendela subur anda.
Terkadang karena kesibukan, kita terlupa mencatat tanggal penting ini. Jangan khawatir, ada banyak aplikasi siklus mestruasi yang bisa diunduh dari ponsel anda. Dan, cara penggunaannyapun sangat mudah dan praktis.
Di setiap bulannya siklus mesntruasi akan mengalami perubahan tanggal dan tidak selalu sama dengan tanggal pada kalender.
Misalnya, pada bulan Mei anda menstruasi tanggal 10, lama menstruasi anda 6 hari, jadi masa jendela subur anda kira-kira akan jatuh pada tanggal 20-23.
Tanggal-tanggal ini tidak selalu sama setiap bulannya, yang menjadi patokan adalah hari pertama menstruasi, ya Sahabat Dream!
(ism, Sumber: Your Fertility)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun