Ini Alasan Harus Mengganti Sikat Gigi

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 3 Maret 2019 07:00
Ini Alasan Harus Mengganti Sikat Gigi
Bukannya membersihkan, sikat justru merusak gigi.

Dream - Dokter gigi selalu mengimbau untuk mengganti sikat gigi selama tiga bulan sekali. Mengapa demikian?

Menurut dokter gigi Callista Argentina, sikat gigi yang rusak dapat memberi dampak buruk pada kesehatan rongga mulut. Bukannya membersihkan, sikat justru merusak gigi.

" Sikat yang sudah rusak sampai mekar tidak akan akurat lagi pembersihannya. Dari yang seharusnya membuang kotoran justru menganai bagian gusi," kata Callista di acara GSK Consumer Healthcare, Jakarta, Jumat 1 Maret 2019.

Gusi yang terdorong oleh sikat akan membuatnya semakin turun. Akibatnya, permukaan gigi semakin terbuka dan memicu terjadinya rasa ngilu ketika megonsumsi makanan tertentu.

" Kalau gusi sudah terbuka akan timbul masalah gigi sensitif. Akan dipicu oleh makanan dan minuman dingin, manis atau asam," lanjutnya.

 

1 dari 1 halaman

Menyimpannya Tidak Boleh Asal

Selain rutin mengganti sikat gigi, cara menyimpannya juga tidak boleh asal. Tidak dianjurkan untuk menutup sikat gigi dengan cap atau penutup kepala karena dapat membuat bulu sikat menjadi lembap.

 Ini Alasan Harus Mengganti Sikat Gigi

Selain itu, sikat gigi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan memakai sikat gigi orang dewasa untuk anak-anak karena dapat melukai gusinya. Penderita gigi sensitif juga perlu sikat khusus.

" Pilih sikat dengan bulu yang lembut sehingga tidak menurunkan gusi. Jangan pilih yang medium ataupun hard," imbuhnya.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone