Jarang Diperhatikan, 7 Kesalahan Wanita Soal Pakaian Dalam

Reporter : Ratih Wulan
Rabu, 22 November 2017 06:41
Jarang Diperhatikan, 7 Kesalahan Wanita Soal Pakaian Dalam
Jangan sembaranga memilih underwear karena dapat menyebabkan penyakit serius di area intim.

Dream - Sering mengalami masalah di area Miss V? Kemungkinan, Sahabat Dream sedang melakukan sedikit kekeliruan dalam menjaga kesehatan area intim. Salah satunya yang terkait dengan cara memilih celana dalam.

Memilih pakaian dalam kerap diremehkan oleh sebagaian besar wanita. Padahal, asal memilih underwear dapat menyebkan infeksi vagina.

Infeksi muncul disebabkan oleh mikroba seperti bakteri dan jamur. Penyakit pada miss V ini, biasa disertai gejala tidak nyaman seperti gatal, bau busuk, keputihan, dan lain-lain.

Area Miss V memang rentan terhadap infeksi mikroba. Itu karena hampir sepanjang waktu kondisinya lembab dan tidak mendapat ventilasi yang baik.

Jika infeksi pada vagina tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan sejumlah masalah. Mulai dari infeksi saluran kemih hingga kanker rahim.

Dilansir dari Boldsky, 21 November 2017, berikut adalah kesalahan-kesalahan yang menyebabkan terjadinya infeksi pada miss V.

boldsky© dream.co.id

1. Berhari-hari

Salah satu penyebab utama terjadinya infeksi pada vagina adalah karena kebiasaan buruk memakai celana dalam yang sama selama beberapa hari.

Cairan yang keluar dan menempel pada celana dalam akan menjadi tempat berkembang biak mikroba, sehingga menyebabkan infeksi.

2. Ganti setelah olahraga
Selalu disarankan untuk mandi dan ganti celana dalam setelah berolahraga. Sebab, keringat yang terkumpul di celana dalam bisa menyebabkan infeksi pada vagina.

3. Jenis `thong`
Thong akan terasa lebih ketat dibandingkan dengan celana dalam reguler. Thong begitu menempel pada bagian intim wanita hingga menyebabkan banyak gesekan. Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya infeksi.

 ....

1 dari 1 halaman

Pilih Kain Hingga Deterjen Khusus

4. Bahan polyster

Memakai celana dalam yang terbuat dari kain polyster , seperti renda, satin, dan lain-lain, seringkali, bisa menyebabkan infeksi.

Itu karena kain jenis ini dapat mengiritasi kulit vagina yang terkenal sensitif. Pilihlah celana dalam berbahan kain katun yang lembut untuk pemakaian sehari-hari.

5. Salah ukuran 

Jika celana dalam terlalu ketat, akan membuat ruang bagi vagina untuk 'bernapas' menjadi berkurang. Akibatnya area Miss V akan cepat berkeringat sehingga bisa menyebabkan infeksi pada area tersebut.

Shutterstock© dream.co.id

6. Salah deterjen 

Meski terlihat tidak ada kaitan sama sekali, tapi disarankan untuk memilih deterjen organik. Dterjen seperti itu sedikit mengandung bahan kimia dan pewangi. Ini akan mengurangi terjadinya iritasi dan infeksi pada vagina.

7. Terpapar debu

Pastikan untuk menyimpan celana dalam di dalam lemari dengan memasukkannya ke dalam tas terpisah. Jika membiarkannya di dalam lemari, debu dan mikroba bisa terkumpul di dalam celana dalam, dan akibatnya bisa ditebak. (ism) 

Beri Komentar