Ilustrasi Penderita Kanker Prostat (shutterstock.com)
Dream - Kanker prostat menjadi hantu di kalangan pria. Banyak yang bergidik begitu mendengarnya. Padahal, kanker prostat tidak selalu berbahaya.
© Dream
Jika terbukti kanker, dokter akan melakukan PET Scan untuk menghitung laju penyebaran kanker. Jika sudah menyebar, kanker prostat bisa menyerang organ tubuh lain seperti tulang belakang.
" Jika sifatnya jinak bukan berarti didiamkan. Dia dalam keadaan dorman atau tidur. Akan diberikan obat untuk memperkecil ukuran kanker dan monitoring setiap 6 bulan sekali," ujarnya.
Gaya hidup sebaiknya lebih diperhatikan agar kanker tidak berubah jadi agresif. Jauhi rokok dan mulai konsumsi makanan bernutrisi.
Selain itu, pastikan mendapat waktu tidur yang cukup. Kekebalan tubuh akan berkurang seiring dengan kurangnya istirahat. Faktor stres tersebut dapat memicu ganasnya kanker.(Sah)
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


8 Cara Membantu Anak Mengembangkan Kecerdasan Intelektual dan Emosional

Cara Mudah Membedakan Buah dan Sayuran Berdasarkan Ilmu Botani

Jejak Purbaya Setahun Jadi Menkeu: 'To the Moon', 'Masih Bisa Senyum', Akhirnya 'Sudah Mati'

8 Cara Sederhana Tetap Aktif Bergerak meski Seharian Bekerja di Kantor

Mengapa Permen Bebas Gula Bikin Sering Kentut dan Buang Air Besar? Ini Penjelasannya


Mengenal Sistem Urutan Nama Orang Bali: Ketahui Siapa yang Paling Tua dan Muda