Foto: Shutterstock
Dream - Ingatan akan menurun seiring bertambahnya usia. Tapi, istirahat yang cukup bisa membantu kita tetap punya ingatan yang prima.
Menurut penelitian, tidur cukup setiap malam dan punya suasana hati yang ceria dapat membantu ingatan kamu tetap fresh, bahkan ketika Sahabat Dream bertambah tua.
Menurut penelitian dalam Journal of the International Neuropsychological Society, kualitas tidur dan suasana hati yang buruk, berkaitan dengan berkurangnya kemungkinan mengingat peristiwa yang sebelumnya dialami.

Para peneliti menyatakan bahwa memori kerja bisa dipengaruhi tiga faktor, yaitu pola tidur, usia, dan suasana hati yang buruk.
Memori kerja adalah bagian dari memori jangka pendek yang berfungsi sebagai penyimpanan sementara dan mengelola hal-hal kognitif seperti pembelajaran, penalaran dan pemahaman.
Memori kerja berpengaruh pada berbagai fungsi kognitif seperti kecerdasan, pemecahan masalah, pengetahuan linguistik dan perencanaan tindakan.
Hal tersebut berperan besar dalam cara memproses, menggunakan dan mengingat informasi.
Sebuah penelitian membuktikan bahwa usia berdampak negatif dengan kualitas memori kerja, yaitu seberapa kuat atau akurat ingatan kamu.
" Peneliti lain telah mengaitkan masing-masing faktor dengan seluruh fungsi memori kerja. Namun, penelitian tersebut memperhatikan bagaimana faktor-faktor tersebut berpengaruh pada kualitas dan kuantitas memori," kata Weiwei Zhang, Asisten Profesor di University of California, Riverside di AS.

" Ketiga faktor itu saling terkait. Misalnya, orang yang lebih tua lebih sering memiliki suasana hati negatif daripada yang lebih muda. Kualitas tidur yang buruk juga sering dikaitkan dengan depresi," tambah Zhang.
Para peneliti melakukan dua riset. Dalam penelitian pertama, mereka menyertakan 110 mahasiswa untuk memprediksi kualitas tidur dan suasana hati, serta hubungannya terhadap memori kerja.
Sedangkan riset ke dua, para peneliti menyertakan 31 anggota komunitas dengan rentang usia 21 hingga 77. Dalam penelitian ini, para peneliti menyelidiki usia dan hubungannya dengan memori kerja.
Para peneliti adalah orang pertama yang secara statistik mengisolasi efek dari tiga faktor pada kualitas serta kuantitas memori kerja.

Walaupun ketiga faktor tersebut memicu penurunan kualitas memori, masing-masing dari hal tersebut berpengaruh dan memiliki mekanisme yang berbeda-beda.
Ke depannya, penelitian ini dapat mengarah pada intervensi dan solusi untuk menangkal dampak negatif dari faktor-faktor yang berpengaruh pada memori kerja.
Sumber: Thehealthsite
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan
