Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Apakah Anda pernah mendapati remaja Anda mengeluh sakit punggung atau nyeri sendi? Mungkin Anda akan mengira ia mengada-ada.
Tapi jangan salah, meskipun masih muda, mereka bisa juga merasakan pegal-pegal. Apalagi kalau mereka jarang terkena sinar matahari pagi.
Keluhan kekurangan vitamin D pada generasi muda semakin meningkat setiap dekadenya. Apa penyebabnya? Ternyata gaya hidup.
Anak-anak zaman sekarang jarang bermain di luar rumah. Mereka lebih suka bermain gawai di dalam kamar sehingga paparan sinar mataharinya tak memadai. Diperparah dengan kesukaan mengonsumsi makanan cepat saji yang kandungan gizinya tak seimbang.
Kekurangan vitamin D pada masa pertumbuhan selain menyebabkan nyeri sendi juga membuat tulang mudah keropos, kelainan bentuk gigi, kurang berenergi, struktur tulang dan otot menjadi lemah.

Sejatinya kekurangan vitamin D dapat diatasi dengan mudah yaitu memanfaatkan paparan sinar matahari sebagai sumber vitamin D terbesar. Tentunya sinar matahari pagi, tepatnya sejak terbit sampai jam sembilan pagi.
Selain vitamin D, sinar matahari pagi juga memancarkan sinar infra merah jarak jauhnya yang dapat menghilangkan racun dalam tubuh dan menjadikan darah lebih bersih, meningkatkan stamina, sehingga tidak mudah lelah, sekaligus mengurangi sakit kepala dan asam lambung.
Jika anak Anda tak memiliki waktu yang cukup untuk terkena paparan sinar matahari pagi, Anda dapat membantunya dengan memberikan kalung dan gelang Ginsamyong yang memiliki sertifikat Hyundai Medical Korea.
Ginsamyong mengandung serbuk batu tourmaline yang memiliki sinar infra merah jarak jauh dengan khasiat serupa sinar matahari pagi.
Manfaat kesehatan lainnya, yaitu terapi bio magnetik yang dapat menetralisir radiasi gawai dari tubuh pemakainya dan terapi ion negatif, yang setara dengan terapi dari alam pegunungan, air terjun dan tempat tempat yang masih asri dan bersih.
Lindungi tumbuh kembang anak Anda dengan Ginsamyong. Klik di sini untuk melihat penjelasan lebih lanjut.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya