Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang masyarakat Amerika Serikat. Faktanya, banyak orang tidak mengetahui cara menggunakan krim SPF yang tepat. Seperti yang dilansir dari marieclare.com pada Jumat, 31 Juli 2015, bahwa sebenarnya kanker kulit yang mematikan ini terus meningkat selama 15 tahun ke depan.
Pada dasarnya, paparan sinar matahari yang langsung menerpa kulit adalah kombinasi yang sangat buruk. Sehingga harus segera anda waspadai sebelum berdampak buruk pada kesehatan. Tapi sebuah kabar baik datang dari dunia kedoktoran, bahwa para spesialis kulit saat ini mampu menyembuhkan penyakit ini hingga 90 persen.
Sinar UV bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan terjadinya kanker kulit. Melakukan tanning pada tubuh juga bisa meningkatkan resiko penyakit tersebut. Nah, untuk menghindarinya perhatikan beberapa gejala yang bisa menyebabkan penyakit ini:
1. Faktor keturunan, jika orang tua atau saudara kandung ada yang pernah terjangkit, hal ini bisa membuat Anda ikut terkena.
2. Orang-orang yang memilki rambut pirang atau merah, juga mempunyai potensi untuk mengalami kanker kulit.
3. Pernah menjalani pemeriksaan sinar X-ray. Meskipun resikonya baru dapat dirasakan dalam jangka panjang.
4. Penderita penyakit melemahnya kekebalan tubuh seperti Limfoma dan HIV.
5. Luka bakar yang meninggalkan bekas dan kemudian sering terkena sinar matahari.
6. Merokok juga dapat memicu terjadinya penyakit berbahaya ini.
Namun bagi anda yang sudah terjangkit, ada baiknya melakukan penyembuhan dibantu dengan beberapa cara berikut. Intinya adalah harus mengistirahatkan karsinoma sel basal (KSB), melanoma dan karsinoma sel skuamos (SCC).
Sedangkan BCC adalah bentuk kanker kulit yang paling banyak dialami orang yang sering terpapar matahari pada area wajah, leher, lengan dan tangan. Melanoma sendiri banyak menyerang orang-orang yang mempunyai tahi lalat dan ini adalah bentuk kanker yang paling mematikan.
Lalu, SCC hampir serupa dengan yang dialami penderita kanker BCC. Tapi kanker jenis ini akan menyerang bagian-bagian khusus seperti mulut, bibir dan daerah di sekitar alat kelamin. Tapi biasanya hal ini lebih banyak disebabkan karena faktor keturunan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya