Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Memasuki lingkungan baru membuat anak merasa cemas bahkan takut. Walaupun hal ini wajar namun perlu diminimalisir orangtua.
Masa-masa ini umumnya berlangsung pada satu minggu pertama anak baru sekolah. Untuk anak yang memiliki kecemasan berlebih biasanya memperlihatkan reaksi fisik.
Hal ini seperti yang dikatakan Psikolog anak, Ike R. Sugianto, Psi reaksi tersebut bisa saja ditandai dengan gangguan kesehatan.
" Tidak semua mengalami hal ini, hanya pada anak-anak yang memiliki kecemasan berlebih fisiknya bereaksi seperti sakit perut, pusing dan keringet dingin," ujar Ike, Kamis 30 Juli 2015.
Menurut Ike ada beberapa gal yang perlu dilakukan orang tua untuk meminimalisir perasaan negatif anak, yaitu :
1. Kesiapan
Sebelum hari H ceritakan pada anak gambaran situasi tentang lingkungan sekolah. Pengenalan lingkungan sekolah diperlukan pada tahap kesiapan anak.
Sebagian sekolah memang menerapkan sistem pengenalan ini, manfaatkan kesempatan ini untuk mengenalkan anak lebih dekat dan merasa nyaman.
2. Kemandirian
Terapkan anak dengan sifat mandiri, pendidikan tumbuh kembang anak menjadi tanggung jawab orang tua.
" Jika orangtua mengetahui anaknya sudah dapat melakukan sendiri, tugas orang tua tinggal mengawasi saja. Boleh memberikan bantuan tapi jangan berlebihan," papar Ike.
3. Memupuk Kepercayaan Diri
Orang tua membantu membentuk kepercayaan diri anak, dengan membiasakan anak-anak untuk berani tampil di depan umum dengan hal-hal positif.
4. Berikan sugesti positif
" Sebelum say goodbye pada anak saat masuk sekolah, ibu memberikan kalimat-kalimat positif untuk memberikan sugesti pada anak," ujarnya
Ketika anak pamit masuk ke kelas sekolah anak perlu menyampaikan kalimat-kalimat positif dengan tenang, tegas dan lembut
5. Orangtua Jaga Emosi
Perasaan orang tua seperti kekhawatiran juga dapat memengaruhi anak pada hari pertama sekolah.
" Perasaan orang tua akan berimbas juga kepada anak, ketika orangtua khawatir dan cemas maka anak juga ikut merasakan hal tersebut," paparnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya