Nasi Putih Makanan Favorit Warga +62, Sehat Enggak Sih?

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 23 Juli 2021 07:36
Nasi Putih Makanan Favorit Warga +62, Sehat Enggak Sih?
Temukan jawabannya di artikel ini.

Dream – Pernyataan " Kalau belum makan nasi, perut belum kenyang" pastinya sudah tidak asing lagi buat masyarakat Indonesia. Nasi memang jadi makanan pokok warga +62.

Disajikan selagi hangat bersama sayur dan lauk-pauk, menu tersebut dijamin tak punya lawan yang bisa ditandingi kenikmatannya. Setuju nggak?

Tapi Sahabat Dream harus tahu bahwa ada dua kategori beras, yakni putih dan merah. Beras putih lebih disukai banyak orang. Tapi, bagaimana dengan nutrisinya?

Asal usul nasi putih

Beras merah adalah gandum utuh. Sementara beras putih, biji-bijiannya dipoles dengan cara menghilangkan dua bagian yaitu dedak dan embrio, kemudian meninggalkan bagian bertepung atau endosperma.

Proses ini menghilangkan vitamin B alami. Oleh sebab itu nasi putih berlabel ‘diperkaya’ berarti, vitamin B dan zat besi ditambahkan sedikit dari kadar aslinya.

1 dari 5 halaman

Nutrisi pada nasi putih

Ilustrasi© Shutterstock

Satu cup nasi putih mengandung lebih dari 200 kalori, 4 gram protein, dan 44 gram karbohidrat mengandung kurang dari 1 gram fiber.

Jumlah karbohidrat ini setara dengan tiga potong roti tawar. Kandungan vitamin dan mineral pada nasi ini terbilang rendah.

Jika dibandingkan dengan nasi merah, satu cupnya mengandung 78 mg magnesium. Sementara nasi putih hanya 19 mg, kandungan potassium nasi putih 55 mg dan nasi merah 174 mg.

Sama halnya dengan serat, beras merah lebih banyak mengandung sekitar 3 gram per cup.

2 dari 5 halaman

Nasi putih dan diabetes

Diabetes Care melihat data lebih dari 130 ribu orang dari 21 negara pada tahun 2020. Ditemukan konsumsi nasi putih yang berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes.

Para ilmuwan mengatakan konsumsi beras berlebih menyebabkan lonjakan gula darah dan akhirnya meningkatkan kadar insulin. Kemudian, sel-sel pankreas yang mengeluarkan insulin tersebut bisa menyebabkan diabetes.

Nasi putih dan pati

Memasak dan mendinginkan pati, termasuk nasi putih, terbukti meningkatkan pembentukan zat yang disebut pati resisten. Hal ini adalah jenis karbohidrat unik yang terbukti meningkatkan pembakaran lemak tubuh.

Satu penelitian menganalisis kandungan pati resisten dari nasi putih yang baru dimasak. Ada nasi yang didinginkan selama 10 jam dan ada yang 24 jam, kemudian nasi tersebut kembali dipanaskan.

Hasil menunjukkan terdapat peningkatan kandungan pati resisten. Konsumsi kedua jenis nasi dingin menghasilkan respon gula darah lebih rendah dibandingkan nasi yang baru dimasak.

Bila memungkinkan, biarkan nasi putih pada suhu ruangan sebelum dimakan.

3 dari 5 halaman

Kesimpulan

Nutrisi yang terdapat pada nasi putih lebih rendah dibandingkan nasi merah. Nasi putih tidak memberikan manfaat perlindungan dari biji-bijian seperti risiko penyakit jantung dan kanker lebih rendah.

Namun, bukan berarti nasi merusak kesehatan. Jika kamu memilih nasi putih bisa dinginkan dahulu untuk mengurangi dampak gula darah. Kemudian kamu bisa makan nasi dengan sayuran, kacang-kacangan, atau makanan yang kaya akan nutrisi.

Ilustrasi© Shutterstock

Sahabat Dream juga bisa mengganti nasi putih dengan pilihan gandum utuh lain seperti beras merah, quinoa, oat, dan millet. (Health)

Laporan: Elyzabeth Yulivia

4 dari 5 halaman

Satu Perlakuan Penting Pada Beras Agar Nasi Pulen dan Tidak Lengket

Dream - Nasi sekarang telah menjadi makanan utama bagi sebagian besar penduduk dunia. Meski dibilang tidak menyehatkan, namun nasi bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu untuk dimakan kemudian.

Sekarang orang-orang sudah meninggalkan cara memasak nasi secara konvensional. Selain itu, mencuci beras dilakukan sekadar hanya untuk membersihkan kotoran.

Setelah dicuci, beras dimasukkan ke dalam magic jar atau rice cooker, ditambahkan air, dan kemudian dimasak hingga matang.

Namun cara memasak yang seperti itu mengandung risiko karena nasi kemungkinan bisa lengket, keras, lembek atau bahkan hangus.

Nah, seorang koki terkenal dari Australia mengungkapkan trik agar nasi matang dengan sempurna. Nasi menjadi punel, tidak lembek dan bebas gosong.

Chef Monty Koludrovic berbagi keahliannya memasak nasi di podcast 9HoneyWhat the F For For Dinner.

5 dari 5 halaman

Ternyata Rahasianya Mudah Sekali

Kehidupan yang serba cepat menuntut orang-orang untuk memasak nasi dengan cara yang cepat pula.

Menggunakan magic jar atau rice cooker, mereka mencuci beras satu atau dua kali, sekadar untuk menghilangkan kotorannya.

Namun, jika memperhatikan cara memasak nasi secara konvensional, maka beras akan dicuci berkali-kali hingga air tidak terlihat keruh lagi.

Cara memasak inilah yang menurut Koludrovic adalah cara memasak nasi yang benar. Namun Koludrovic menambahkan sedikit trik agar nasi punel, tidak lembek dan bebas gosong.

Dia mengatakan kunci dari nasi yang matang sempurna terletak pada cara mencuci beras sebelum memasaknya.

Menurut Koludrovic memasak nasi yang benar adalah dengan mencuci beras sebanyak 30 kali. Ya, kamu tidak salah baca - cuci beras sampai 30 kali.

Alasan Harus Mencuci Beras 30 Kali

Koludrovic menyadari, trik mencuci beras sampai 30 kali dianggap keterlaluan dan tidak masuk akal.

Tapi di balik trik itu ada fakta yang menyebabkan kenapa beras menjadi lengket, keras, gosong atau lembek.

Menurut Koludrovic, beras mengandung pati yang akan berubah seperti lem selama proses memasak nasi.

Itulah sebabnya Koludrovic menganjurkan untuk mencuci beras hingga berkali-kali, untuk menghilangkan sisa-sisa pati di dalamnya.

Nah, sekarang Sahabat Dream sudah tahu cara memasak nasi agar tidak lengket, lembek, atau keras.

Tapi mencuci beras harus sampai 30 kali? Barangkali yang dimaksud air berasnya tidak terlihat keruh lagi.

Semuanya akan terjawab jika kamu mencobanya sendiri di rumah, ya Sahabat Dream.

(ism, Sumber: Mirror Online)

Beri Komentar