Serangan Strok Bisa Terjadi Saat Tidur, Kenali Gejalanya

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 20 Januari 2019 17:00
Serangan Strok Bisa Terjadi Saat Tidur, Kenali Gejalanya
Saat tidur pun strok pun bisa terjadi.

Dream - Banyak yang mengira serangan strok terjadi saat tubuh sedang bekerja sangat keras. Seperti sedang banyak pikiran atau ketika menjalani aktivitas padat. Ternyata tak demikian.

Saat tidur pun strok bisa terjadi. Umumnya, gejala strok ringan tidak akan membuat seseorang terbangun dari tidur. Tetapi ketika terbangun setelah mengalami strok saat tertidur, pasien merasakan sesuaru yang berbeda.

Semua gejala strok dimulai dengan tiba-tiba. Hal ini karena aliran darah ke otak terputus secara drastis, baik oleh gumpalan yang menghalangi arteri atau oleh pecahnya pembuluh darah di arteri.

1 dari 1 halaman

Gejalanya Ternyata...

Berikut beberapa gejala strok yang terjadi ketika seseorang tengah terlelap, dikutip dari Providence.org:

  1. Mati rasa atau terdapat rasa lemah tiba-tiba pada wajah, lengan atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh.
  2. Mendapati diri kebingungan tiba-tiba atau kesulitan berbicara atau memahami.
  3. Kesulitan melihat di salah satu atau kedua mata
  4. Mendapati diri tiba-tiba mengalami kesulitan berjalan, kepusingan, kehilangan keseimbangan.
  5. Tiba-tiba pusing dan kepala sangat berat, tanpa sebab.

Laporan: Annisa Rizky/ Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar