Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Anak Sakit Mata (Foto: Wiki How)
Dream - Buah hati terus-menerus mengucek matanya. Ia juga mengeluh perih dan gatal. Saat dilihat, matanya bengkak dan merah. Kondisi ini bisa jadi konjungtivitis atau juga sering disebut pink eye.
Konjungtivitis merupakan peradangan selaput yang meliputi bagian depan mata dan menyebabkan mata berwarna kemerahan. Hal ini sering terjadi pada anak-anak yang biasanya menyentuh mata dalam kondisi tangan penuh kotoran.
Sakit mata ini sering dianggap menular. Tetapi tak selalu demikian karena sangat bergantung pada pemicunya. Ada tiga macam jenis konjungtivitis, yaitu konjungtivitis yang disebabkan virus, alergi dan bakteri.
1. Virus
Konjungtivitis yang disebabkan virus biasanya ditandai dengan satu atau kedua mata berwarna merah muda, berair, gatal, dan sensitif terhadap cahaya. Konjungtivitis jenis ini biasanya paling umum terjadi. Penyakit ini tidak memerlukan obat karena warna merah pada mata akan menghilang dengan sendirinya. Perlu diingat, konjungtivitis karena virus tidak disarankan diatasi dengan obat tetes mata.
2. Bakteri
Konjungtivitis jenis ini biasanya hanya terjadi di salah satu mata, ditandai dengan keluarnya cairan kental dan lengket berwarna kuning atau kehijauan di sudut mata. Umumnya penderita mengalami kesulitan membuka mata di pagi hari.
Segera pergi ke dokter jika Anda mendapati mata Anda dengan ciri-ciri konjungtivitis ini. Biasanya dokter akan memberi obat tetes mata antibiotik.
3. Alergi
Alergi musiman bisa menyebabkan mata merah atau konjungtivitis dan biasanya terjadi di kedua mata. Konjungtivitis jenis ini dapat dikurangi dengan pil alergi atau antihistamin.
Apakah konjungtivitis menular?
Konjungtivitis yang disebabkan alergi memang tidak menular, tapi tidak demikian dengan yang disebabkan virus dan bakteri.
Konjungtivitis yang disebabkan virus dan bakteri bisa sangat menular apabila menyebar melalui batuk, bersin, dan kontak langsung dengan tangan atau benda yang telah menyentuh mata yang terinfeksi.
Sumber: Todays Parents
(Sah/Laporan Nanda Febriani)
Baca Juga: Kunci Agar Buah Hati Jadi Pribadi Penuh Empati Ajarkan 4 Hal Ini Agar Anak Aman ke Sekolah Trik Dekorasi Kamar Mandi Seru untuk Si Kecil Dipukuli Anak, Ini Sikap yang Harus Dilakukan Bunda Lakukan Cara Ini Agar Usus Anak Lebih Sehat Ayah Bunda, Yuk Siapkan Mental Menyambut Si Kembar
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012