Si Kecil Sakit Mata, Menular?

Reporter :
Sabtu, 10 Desember 2016 16:02
Si Kecil Sakit Mata, Menular?
Segera periksakan ke dokter jika muncul cairan lengket berwarna kuning kehijauan di sudut mata.

Dream - Buah hati terus-menerus mengucek matanya. Ia juga mengeluh perih dan gatal. Saat dilihat, matanya bengkak dan merah. Kondisi ini bisa jadi konjungtivitis atau juga sering disebut pink eye.

Konjungtivitis merupakan peradangan selaput yang meliputi bagian depan mata dan menyebabkan mata berwarna kemerahan. Hal ini sering terjadi pada anak-anak yang biasanya menyentuh mata dalam kondisi tangan penuh kotoran.

Sakit mata ini sering dianggap menular. Tetapi tak selalu demikian karena sangat bergantung pada pemicunya. Ada tiga macam jenis konjungtivitis, yaitu konjungtivitis yang disebabkan virus, alergi dan bakteri.

1. Virus
Konjungtivitis yang disebabkan virus biasanya ditandai dengan satu atau kedua mata berwarna merah muda, berair, gatal, dan sensitif terhadap cahaya. Konjungtivitis jenis ini biasanya paling umum terjadi. Penyakit ini tidak memerlukan obat karena warna merah pada mata akan menghilang dengan sendirinya. Perlu diingat, konjungtivitis karena virus tidak disarankan diatasi dengan obat tetes mata.

2. Bakteri
Konjungtivitis jenis ini biasanya hanya terjadi di salah satu mata, ditandai dengan keluarnya cairan kental dan lengket berwarna kuning atau kehijauan di sudut mata. Umumnya penderita mengalami kesulitan membuka mata di pagi hari.

Segera pergi ke dokter jika Anda mendapati mata Anda dengan ciri-ciri konjungtivitis ini. Biasanya dokter akan memberi obat tetes mata antibiotik.

3. Alergi
Alergi musiman bisa menyebabkan mata merah atau konjungtivitis dan biasanya terjadi di kedua mata. Konjungtivitis jenis ini dapat dikurangi dengan pil alergi atau antihistamin.

Apakah konjungtivitis menular?
Konjungtivitis yang disebabkan alergi memang tidak menular, tapi tidak demikian dengan yang disebabkan virus dan bakteri.

Konjungtivitis yang disebabkan virus dan bakteri bisa sangat menular apabila menyebar melalui batuk, bersin, dan kontak langsung dengan tangan atau benda yang telah menyentuh mata yang terinfeksi.

Sumber: Todays Parents

(Sah/Laporan Nanda Febriani)

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara